Breaking News:

Cerita Wanita di Maros Dihamili Anggota DPRD, Dipaksa Menggugurkan Kini Ditinggalkan, Dia Melapor

Pertemuan dan komunikasi yang intens antara keduanya sebagai kader partai, membuat SS ingin sesuatu yang lebih dari seorang Bunga.

Editor: Waode Nurmin
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi wanita dihamili dan dipaksa gugurkan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebut saja namanya Bunga.

Wanita 26 tahun ini menuntut keadilan tehadap nasib masa depannya yang sekarang sudah rusak akibat perbuatan seorang anggota DPRD Kabupaten Maros

Bunga Dihamili lalu dipaksa menggugurkan kandungannya.

Oleh anggota DPRD berinisial SS (36).

Hubungan Bunga dan SS ini awalnya hanya sebatas sesama kader dalam sebuah partai.

Bunga seorang wanita yang bekerja sebagai marketing, sedangkan SS anggota DPRD Maros dan memiliki kehidupan bersama istri- anak.

Pertemuan dan komunikasi yang intens antara keduanya sebagai kader partai, membuat SS ingin sesuatu yang lebih dari seorang Bunga.

Kisah mereka dimulai Desember 2019.

Bunga yang berprofesi sebagai marketing mengajak SS untuk berinvestasi di perusahaan tempatnya bekerja.

Saat itu, SS berjanji akan menanam modal senilai Rp 50 juta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved