Breaking News:

Tribun Wajo

Bupati Wajo Satu-satunya Kepala Daerah di Sulsel Terima Lencana Adhi Bakti Tani Nelayan

Program pertanian terpadu atau integrated farming system yang digagas Amran Mahmud diawal kepemimpinannya pada 2019.

Humas Pemkab Wajo
Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional menyematkan Lencana Adhi Bakti Tani Nelayan kepada Bupati Wajo, Amran Mahmud, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional menyematkan Lencana Adhi Bakti Tani Nelayan kepada Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Penyematan lencana emas itu dilakukan bersamaan kepada 14 orang lainnya yang menerima penghargaan serupa, di Ruang Catur Gatra Gedung D, Kantor Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Jalan Harsono, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Dari tiga kategori penghargaan, yang paling tinggi Utama, kemudian Madya, dan terakhir Pratama, Amran Mahmud mendapatkan penghargaan kategori Madya.

Dari 15 orang penerima penghargaan, 10 di antaranya adalah bupati dan wali kota se-Indonesia.

Amran Mahmud menjadi satu-satunya kepala daerah yang mendapatkan penghargaan dari wilayah di Sulawesi Selatan bahkan Indonesia bagian timur.

Diketahui, program pertanian terpadu atau integrated farming system yang digagas Amran Mahmud diawal kepemimpinannya pada 2019 lalu itu membawanya pada kesempatan menggunakan lencana Adhi Bakti Tani Nelayan itu.

"Kita berharap dengan spirit pertanian terpadu akan menjadi motivasi bagi petani kita untuk memanfaatkan lahan yang ada, bahkan yang tidak produktif pun agar bisa dimanfaatkan agar menjadi produktif," katanya.

Wakil bupati Wajo periode 2009-2014 itu pun menyampaikan kesyukuran dan berterima kasih serta menyampaikan apresiasi kepada KTNA yang telah mempercayakan penghargaan pin emas Lencana Adhi Bakti Tani Nelayan kepadanya.

"Kami sangat kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kelompok KTNA yang telah memasukkan nominasi program Integrated Farming System (pertanian terpadu) yang menjadi spirit dalam pembinaan dan pendampingan petani kami sejak tahun 2019," katanya.

Amran Mahmud berharap program pertanian terpadu yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo akan bisa menyinergikan potensi perekonomian masyarakat yang lain.

"Kita berharap program pertanian terpadu akan bisa dikombinasikan dengan tiga potensi di setiap kawasan, yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan begitu, produktivitas kawasan akan bisa lebih meningkat," katanya.

Diketahui, penghargaan pin emas Lencana Adhi Bakti Tani Nelayan untuk Bupati Wajo berdasarkan Surat Kelompok Tani Nelayan Andalan Nasional Nomor: 048/KTNA-NAS/09/2021 9 September 2021. 

Beberapa poin yang menjadi kriteria untuk meraih penghargaan ini, yakni adanya ide dan gagasan program pertanian terpadu, kemudian keaktifan dalam memberikan pembinaan dan pembimbingan kepada kelompok KTNA.

Selain itu, juga gerakan pengembangan ekonomi kerakyatan usaha pendapatan petani dan PEN.

Diketahui, selain Amran Mahmud, tokoh asal Sulawesi Selatan, yakni Syaharuddin Alrif yang merupakan wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, juga menerima penghargaan serupa.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved