Breaking News:

Tribun Toraja Utara

Kalah Bersaing di Golkar, Wabup Toraja Utara Dedy Palimbong Ingin Pindah ke Gerindra

Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong alias Dedy Palimbong kini mempertimbangkan pindah ke Partai Gerindra.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN-TIMUR.COM/RISNAWATI M
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Ombas-Dedy saat menyerahkan berkas pendaftaran di kantor KPU Toraja Utara di Jalan TMP Buntulepong Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Sabtu (592020) sore. (Foto Risnawati M Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong alias Dedy Palimbong kini mempertimbangkan pindah ke Partai Gerindra.

Orang nomor dua Toraja Utara itu ingin meninggalkan Partai Golkar dan berlabuh jadi kader partai bentukan Prabowo Subianto.

Sejauh ini Dedy mengaku sudah membuka komunikasi dengan elite Partai Gerindra Sulsel.

Dedy sedang menunggu petunjuk dari Partai Gerindra Sulsel terkait keinginannya gabung jadi kader.

"Kita sudah komunikasi dengan Pak AIA. Saya lagi menunggu arahan dari Pak AIA," kata Dedy saat dihubungi Tribun Timur Rabu (22/9/2021).

Dedy Palimbong merupakan mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Toraja Utara Periode 2016-2021.

Saat maju Pilkada Torut 2020 lalu, Dedy masih menjabat sebagai Ketua Golkar.

Ia maju berpasangan dengan kader Partai Demokrat Yohanis Bassang.

Seusai Pilkada 2020, DPD I Golkar Sulsel memutuskan menunjuk Plt Ketua baru atas nama Plt Ketua Golkar Toraja Utara Marthen Rantetondok.

Belakangan Dedy Palimbong rupanya kalah bersaing dalam Musda Golkar Torut.

Musda menetapkan Bupati Torut Yohanis Bassang memimpin beringin.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Sulsel Selle KS Dalle bereaksi keras atas manuver politik Bupati Toraja Utara Yohannis Bassang.

Om Bas, sapaan, memutuskan meninggalkan Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Golkar.

Om Bas terpilih memimpin partai beringin, posisi yang sebelumnya diduduki wakilnya Frederik V. Palimbong.

Partai Demokrat dan Partai Golkar adalah pengusung pasangan Yohanis Bassang - Frederik V. Palimbong dalam Pilkada Toraja Utara 2020 lalu.

"Om Bas tidak punya etika politik, itu sangat tidak etis dan bikin malu-malu," kata Selle saat dihubungi Tribun Timur, Selasa (23/2/2021) lalu.

Selle menegaskan keputusan Om Bas hijrah ke Partai Golkar bukan hanya menyangkut kepentingan Partai Demokrat semata.

Akan tetapi, ia menilai sikap politik Om Bas tidak mencerminkan etika politik yang baik.

Bahkan, kata Selle, berpotensi merugikan rakyat Toraja Utara.

Selle menilai manuver Om Bas mencalonkan diri memimpin Golkar Toraja adalah bentuk perang kepada wakilnya Frederik V. Palimbong.

Sebab Ketua Golkar Toraja Utara sebelumnya dijabat oleh Frederik V. Palimbong.

"Belum dilantik sudah bangun perang dengan wakilnya. Yang rugi rakyat Toraja Utara. Dia mau rebut posisi wakilnya. Tidak ada etika politiknya," tegas Selle.

Sebagai politikus yang baik, kata Selle, Om Bas semestinya ikut membantu Frederik V. Palimbong duduk kembali jadi Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara.

Frederick Victor Palimbong menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Toraja Utara sejak 2016 hingga 2020.

Masa jabatannya berakhir Desember 2020. DPD I Golkar Sulsel menunjuk pelaksana tugas Marthen Rantetondok menggantikan Frederick Victor Palimbong, Minggu (20/12/2020).

"Sebagai pasangan yang baik, mestinya Om Bas back up wakilnya agar bisa terpilih kembali jadi ketua Golkar, bukan malah rebut posisi itu," tegas Selle.

"Tapi secara etika politik, mestinya saling jaga antara Demokrat dan Golkar. Ini belum dilantik sudah mau korbankan kepentingan rakyat," sambungnya.

Yohanis Bassang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Golkar Toraja Utara kepada panitia Musda X, Selasa (23/2/2021).

Yohannis datang ke Kantor Golkar Toraja Utara dengan mengenakan Jas Hitam dan menggunakan sarung sebagai simbol kesederhanaan budaya Toraja Utara.

Dalam Pilkada Toraja Utara lalu Yohanis Bassang - Frederik V. Palimbong diusung Partai Demokrat 4 kursi dan Golkar 5 kursi.

Ketika itu Yohanis Bassang adalah kader Partai Demokrat, sedangkan Frederik V. Palimbong adalah Ketua DPD II Partai Golkar Toraja Utara.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Yohanis Bassang-Frederik Palimbong (Ombas-Dedy) sebagai pasangan calon terpilih Pilkada Toraja Utara 2020.

Penetapan berlangsung di Toraja Heritage Hotel, Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (23/1/2021) malam.

Pasangan Yohanis Bassang - Frederik V. Palimbong ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan perolehan 44,17% atau sebanyak 60.614 suara.

Mengalahkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara nomor urut 1, Yosia Rinto Kadang dan Yonathan Pasodung memperoleh 23.923 suara atau 17,4% dan pasangan nomor urut 3, Kalatiku Paembonan dan Etha Rimba Tandi Payung memperoleh 52.706 suara atau 38,4%. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved