Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PON XX Papua

VIDEO: Tim Anggar Sulsel Perkuat Mental Bertanding

Tim Anggar Sulsel bakal berangkat ke Papua pada 1 Oktober mendatang. Kemudian bertanding pada 5 Oktober

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim cabang olahraga (Cabor) anggar Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menyiapkan para atletnya jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Tim Anggar Sulsel bakal berangkat ke Papua pada 1 Oktober mendatang. Kemudian bertanding pada 5 Oktober.

Ada empat atlet diturunkan untuk bertanding di event nasional empat tahunan ini.

Yakni Andi Almaidah DIR (degen putri), Arina Nur Andini (degen putri) dan Andi Muh Rizky Al Mufarid (degen putra).

Sementara Muh Irfan Ibrahim bakal bertarung di nomor (florent putra).

Latihan secara intensif terus dilakukan di GOR Mattoangin, Kota Makassar. Tiap hari latihan dilakukan selama tujuh jam.

Latihan dilakukan dua kali dalam sehari. Pagi pukul 08.00-11.00 Wita dan siang pukul 14.00-18.00 Wita

Pelatih anggar Sulsel, Muhammad Herullah menyebut jelang dua pekan PON XX Papua, latihan difokuskan pada mental bertanding atlet.

Agar ketika di pertandingan sesungguhnya, para atlet tidak gugup. Sebab, tentu berbeda suasana dan tekanan ketika bertanding dibandingkan saat latihan.

“Fokus kita ke mental bermain, jangan pernah takut atau kendor. Alhamdulillah kita siap bertanding,” katanya saat ditemui di sela-sela melatih, Senin (20/9/2021).

Haerullah menyampaikan, salah satu kendala dalam persiapan adalah tidak adanya sparing atau latih tanding dengan tim lain. Semua ini akibat dari pandemi Covid-19.

“Tidak ada latih tanding, pengalaman bertanding memang menjadi kendala kita. Semua karena pandemi Covid-19. Namun, bukan hanya kita merasakan, tapi tim provinsi lain juga,” ujarnya.

Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya hanya melakukan uji tanding secara internal. Sebagai pelatih, ia juga turun langsung menjadi lawan bagi para atletnya,

“Dengan latih tanding ada banyal variasi dan tipe-tipe pemainan yang bisa diterapkan nanti di pertandingan,” tuturnya.

Di PON Papua, tim anggar Sulsel diberi target medali perak oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel. Walau demikian, Haerullah ingin membawa medali emas pulang ke tanah Sulsel.

“KONI target satu medali perak dari empat nomor, tapi saya ingin persembahkan emas. Mohon doa dan dukungannya,” ucap Haerullah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved