Breaking News:

Musda Golkar Lutim

Musda Golkar Lutim Berakhir Ricuh, Peserta Lempar Piring

Arfandy Idris pun memutuskan menunda gelaran musda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
Tangkapan layar video
Kericuhan Musyawarah Daerah X Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur, Selasa (21/9/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Luwu Timur berakhir ricuh, Selasa (21/9/2021) sore.

Agenda sidang diwarnai pelemparan piring dan kursi oleh salah seorang peserta musda.

Penelusuran tribun-timur.com, kericuhan bermula dari salah seorang peserta berkemeja kotak-kotak putih melempar piring.

Sejumlah kader lainnya merespon berteriak meminta peserta keluar. "Bukan musda ini," teriak seorang kader.

Kericuhan antar kader pun tak terhindarkan. Padahal di atas forum duduk perwakilan DPD I Arfandy Idris.

Kader pun saling berteriak. Bahkan ada yang naik ke atas meja.

Perwakilan DPD I Golkar Sulsel Arfandy Idris pun memutuskan menunda gelaran musda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Saya memutuskan untuk menunda dan saya akan laporkan pada ketua DPD 1," kata fungsionaris DPD I Arfandy Idris saat dihubungi tribun-timur.com, Selasa (21/9/2021) malam.

Anggota DPRD Sulsel itu ditunjuk DPD I memimpin sidang Musda Golkar Lutim.

Arfandy Idris mengatakan DPD I melihat kondisi dan suasana dalam ruang sidang tidak memungkinkan untuk melaksanakan musda.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved