Breaking News:

Tribun Pinrang

Mendekati Panen Raya di Pinrang, Harga Gabah Petani Terancam Anjlok

Maka dari itu, petani di Pinrang mendesak Bulog agar mampu menjamin harga HPP gabah terjaga.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Rapat dengar pendapat mengenai kesiapan bulog wilayah II Parepare dalam kesiapan panen raya di Kantor DPRD Pinrang, Selasa, (21/09/2021). (Foto:Nining) 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Sebentar lagi, Kabupaten Pinrang memasuki masa panen raya.

Maka dari itu, petani di Pinrang mendesak Bulog agar mampu menjamin harga HPP gabah terjaga.

Pasalnya, saat ini kondisi gudang over kapasitas.

Sehingga petani berharap ada langkah solutif. 

Anggota Komisi 2 DPRD Pinrang, Andi Pallawagau Kerrang mengatakan, Pemda dan Bulog harus segera memikirkan solusi tersebut.

Agar serapan beras dapat segera dilakukan sebelum musim panen di bulan September-Oktober tahun ini. 

"Bulog harus segera keluarkan program penyerapan. Jika tidak maka harga gabah nanti bisa anjlok," kata Andi Pallawagau usai Rapat Dengar Pendapat di DPRD Pinrang, Selasa, (21/09/2021).

Ketua Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) Sulsel itu menjelaskan semestinya Pinrang menjadi prioritas penyerapan.

Sebab, kata dia, selama ini Pinrang menjadi lumbung pangan.

Selain itu, produksi beras juga melimpah setiap musim panen. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved