Giring Ganesha

Kepada Giring, Politisi Partai Demokrat: Sebaiknya Kembali Jadi Penyanyi Ketimbang Jadi Politisi

Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengatakan, sebaiknya Giring menekuni profesi awalnya yakni menjadi penyanyi ketimbang sebagai politikus

Editor: Muh. Irham
WartaKota
Plt. Ketua Umum Partai PSI Giring Ganesha. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha, mendapat serangan balasan dari Partai Demokrat usai menyebut Anies Baswedan pembohong dan tak pantas jadi presiden.

Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengatakan, sebaiknya Giring menekuni profesi awalnya yakni menjadi penyanyi ketimbang sebagai politikus.

Hal itu diungkapkan oleh Cipta Panca Laksana melalui akun Twitter-nya @panca66. 

Menurut Panca, Giring lebih bagus jadi penyanyi dan mengingatkan bahaya dari kecanduan politik.

"Makannya nyanyi aja lebih bagus. Kalau jadi politisi nanti mabok darat kayak bisa bahaya," cuit Panca, seperti dikutip Selasa (21/9/21).

Seperti diberitakan sebelumnya, Giring menyebut Anies Baswedan sebagai pembohong dan pura-pura peduli dengan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Giring dalam video yang diunggah oleh akun Twitter PSI, @psi_id, Selasa (21/9/2021). Dalam video itu, Giring bicara soal seorang pemimpin. 

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan orang banyak. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan nanti di 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," ucapnya.

Sebelumnya, Plt Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai pembohong.

Hal itu disampaikannya dalam sebuah video yang ditayangkan di akun media sosial DPP PSI sejak Senin (20/9/2021).

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” kata Giring dalam video tersebut, yang dikutip dari www.psi.id, Selasa (21/9/2021).

Menurut mantan personil band Nidji itu, Anies selalu menampakkan diri peduli dengan penderitaan rakyat di masa pandemi Covid-19. Untuk menguji hal tersebut, Giring mengajak publik melihat Anies membelanjakan uang rakyat pada masa pandemi.

“APBD Jakarta yang begitu besar dia belanjakan untuk kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden 2024. Dia mengabaikan tekanan rakyat yang meminta dia membatalkan rencana balap mobil Formula E dan menggunakan Rp1 triliun uang rakyat untuk acara tidak berguna itu,” kata Giring. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved