Breaking News:

Penanganan Covid

Kabupaten Wajo Kini Turun ke PPKM Level 2, Sisa 8 Kasus Aktif Covid-19

Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 kian melandai di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 kian melandai di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo mencatat, hingga Selasa (21/9/2021), tersisa 8 kasus aktif Covid-19.

"Alhamdulillah, meskipun ada tambahan satu kasus baru dari Kecamatan Majauleng, juga ada 7 pasien Covid-19 yang sembuh. Dan kini, tersisa 8 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Wajo," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Safaruddin.

Masih ada 3 orang pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit dan 5 orang yang menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Total kasus Covid-19 di Bumi Lamaddukelleng mencapai 1.442 orang. Sudah ada 1.365 orang yang dinyatakan sembuh dan 69 orang meninggal dunia.

Saat ini, Kabupaten Wajo berstatus zona kuning dalam peta risiko penyebaran kasus Covid-19 atau berada pada kategori risiko rendah.

Bahkan, berdasarkan Instruksi Mendagri nomor 44 tahun 2021 tentang PPKM level 4, 3, 2, dan 1 yang diteken Senin (20/9/2021) kemarin, Kabupaten Wajo saat ini berada dalam kriteria PPKM level 2.

"Kita berharap kasus Covid-19 melandai dan angka kesembuhan terus meningkat agar bisa kembali ke zona hijau. Saat ini, kita berada di zona kuning dalam peta risiko penyebaran Covid-19," katanya.

Safar tetap mewanti-wanti masyarakat, terlebih lagi dengan kemunculan varian baru Covid-19 jenis Mu.

Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan setiap beraktifitas di luar rumah.

"Mari terapkan protokol kesehatan 5 M, apalagi saat ini kasus Covid-19 terus bermutasi, mari saling menjaga. Dan tentu saja kita mewaspadai varian baru Mu," katanya.

Menerapkan 5M yakni, memakai masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Safar juga meminta warga untuk melakukan vaksinasi Covid-19, untuk meningkatkan kekebalan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Jangan lengah, karena kita tidak tahu kapan gelombang pandemi akan berakhir, dan tentunya kita tetap mewaspadai varian baru Covid-19," katanya.

Dua rumah sakit di Kabupaten Wajo, yakni RSUD Lamaddukelleng Sengkang menyediakan 50 tempat tidur dan RSUD Siwa 12 tempat tidur untuk pasien Covid-19. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved