Breaking News:

Setelah Berlangsung 6 Bulan, Program Wisata Vaksin YABBM-PHRI-IHGMA Berakhir

Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan mendukung program pemerintah agar pariwisata bisa bergerak dan menjadi bukti bahwa PHRI bukan hanya be

Editor: Ina Maharani
int
- Setelah enam bulan program wisata vaksin yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (YABBM),  BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel, dan Mall Phinisi Point, hari ini Senin (20/9/2021) menjadi hari terakhir program wisata vaksin. 

Makasar, Tribun - Setelah enam bulan program wisata vaksin yang diinisiasi oleh Yayasan Anak Bangsa Berakhlak Mulia (YABBM),  BPD Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel, dan Mall Phinisi Point, hari ini Senin (20/9/2021) menjadi hari terakhir program wisata vaksin.

Dr Ariella Hana Sinjaya, SPd, MDiv,MH pendiri YABBM mengungkapkan awalnya kegiatan ini hanya untuk komunitas tertentu kemudian berkembang menjadi masyarakat umum.

Termasuk ODGj, Penyandang Disabilitas, ibu hamil & menyusui, dan anak-anak.

Program wisata vaksin Pipo menjadi vaksinasi dengan periode terlama dan yang paling konsisten. YABBM juga merupakan komunitas non-goverment yang membuat vaksinasi drive thru pertama yang ada di Makassar.

YABBM juga mendapatkan rekor dalam vaksinasi terbanyak di satu lokasi/hari pada  6 April 2021oleh Lembaga Prestasi Indonesia Dunia.

Kami berkomitmen bahwa program vaksin ini akan terus berlanjut sampai target vaksinasi 80% untuk warga kota makassar terpenuhi.

"Namun saat ini program vaksinasi kami hentikan sementara karen seluruh tenaga kesehatan di pusatkan untuk membantu program Walikota Makassar yaitu program vaksinasi 100 RT 1 Hari 100%," ujarnya.

Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan mendukung program pemerintah agar pariwisata bisa bergerak dan menjadi bukti bahwa PHrI bukan hanya berorientasi bisni akan tetapi peduli juga dengan kondisi masyarakat.

Bahkan kedepan kami membuat program bersama membagikan sembako kepada masyarakat yang ingin vaksin sehaingga menjadi nilai dorongan agar masyarakat antusias untuk melakukan vaksin dan tercipta herd immunity.

Ketua IHGMA Sulsel Andi Junaidi Salam mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi semangat untuk kami dalam mendukung program pemerintah terkhusus untuk mencapai Herd immunity dan pencegahan Penyebaran virus Covid 19 di Sulawesi Selatan khususnya di kota Makassar.

General Manager Phinisi Point Willem Andry mengatakan kami sangat senang dapat berpartisipasi kegiatan kemanusiaan ini sehingga kami juga daoat mendorong program pemerintah.

Kami berharap masih banyak asosiasi ataupun komunitas yang ada di makassar untuk ikut mensukseskan program-program pemerintah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved