Breaking News:

Tribun Maros

Perhatian Bagi yang Nekat Laksanakan Perkawinan Anak di Maros, Bakal Kena Sanksi!

Maros di Tahun 2019 masuk dalam 15 kabupaten/kota dengan prevelensi perkawinan anak diatas angka Nasional yakni 12,40 persen.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Suasana Rapat Koordinasi penyempurnaan rancangan Strategi Daerah (Strada) untuk menekan jumlah peningkatan perkawinan anak di Ruang Rapat Sekertaris Daerah Kabupaten Maros, Senin (20/09/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Untuk menekan angka perkawinan anak di Kabupaten maros, Pemerintah Kabupaten Maros Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi penyempurnaan rancangan Strategi Daerah (Strada).

Kegiatan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Senin (20/09/2021).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Maros, Muhammad Idrus dan dibuka langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam.

Chaidir mengatakan berdasarkan Perda yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Maros Nomor 8 Tahun 2017 tentang Kabupaten layak anak, terdapat kewajiban dalam mencegah dan melindungi serta tidak membiarkan terjadinya perkawinan anak.

"Ini tertuang dalam Perda Nomor 8 Tahun 2017 tentang Kabupaten Layak anak dan Perda Nomor 8 Tahun 2019 tentang perlindungan anak, Perda ini menjadi kebijakan untuk mendorong semua pihak untuk turut berperan," tuturnya.

Menurutnya perkawinan anak menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian.

Semua pihak perlu memastikan adanya kebijakan yang dapat mendukung menurunnya angka perkawinan anak di Kabupaten Maros

"Diperlukan gerak bersama untuk pencegahan perkawinan anak," ujarnya.

Menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), Tahun 2018, kondisi perkawinan anak di kabupaten/kota, Maros berada di urutan 12 dari 24 Kabupaten di Sulawesi Selatan.

Prevalensi perkawinan anak di atas angka nasional dan provinsi yakni di angka 16,24 persen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved