Breaking News:

Tribun Gowa

Olah TKP di Rumah Kakak Beradik Asal Gowa yang Diduga Jadi Korban Pesugihan, Polisi Amankan Garam

Ia meninggal sehari sebelum AP dianiaya oleh kedua orangtuanya atau tepatnya pada tanggal (31/8/2021) lalu.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Suasana Rumah bocah berinisial AP (6) korban kekerasan oleh orangtua, kakek dan pamannya dipasangi garis polisi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (20/9/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Gowa telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah bocah berinisial AP (6) korban kekerasan di Lembang Panai Kelurahan Gantarang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

AP diduga menjadi korban pesugihan yang dilakukan oleh kedua orangtuanya, kakek dan pamannya.

Ibu tega hendak mencongkel mata kanan anaknya sendiri.

Bahkan kematian DS (22) kakak dari AP juga banyak kejanggalan.

Ia meninggal sehari sebelum AP dianiaya oleh kedua orangtuanya atau tepatnya pada tanggal (31/8/2021) lalu.

DS diduga meninggal dunia setelah dicekoki air garam 2 liter oleh orangtuanya.

Bahkan pada jasad almarhum diduga mengalami luka pada badan dan wajahnya lebam.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman saat ditemui, Senin (20/9/2021), mengaku pihaknya telah melakukan olah TKP di rumah korban.

"Olah TKP sudah kita lakukan dari Polres dan Polsek Gowa. Jadi kita hanya tinggal hasil autopsi DS," katanya.

Ajun Komisaris Polisi mengaku belum bisa menyimpulkan hasil autopsi almarhum DS.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved