Breaking News:

Pasukan Rajawali

Misi Tumpas KKB, Pasukan Rajawali Segera Diterjunkan ke Tanah Papua

Pasukan ini telah mejalani serangkaian latihan keras untuk menghadapi kerasnya medan di Papua.

Editor: Muh. Irham
Instagram
Pasukan Rajawali 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Indonesia kembali akan menerjunkan pasukan tempurnya ke Papua untuk menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Pasukan ini telah mejalani serangkaian latihan keras untuk menghadapi kerasnya medan di Papua.

Pasukan yang akan dikirim ke Papua tersebut adalah,  Yonif 123/Rajawali (RW).

Mengutip keterangan Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Rabu (15/9), Yonif 123/RW baru saja dikunjungi Kasdam I/BB Brigjen TNI Didied Pramudito dan Danrem 023/KS Kolonel Inf Febriel B Sikumbang.

Kunjungan dua perwira Angkatan Darat ini dalam rangka memastikan kesiapan Satgas Yonif 123/RW yang akan bertugas ke Papua.

Sekaligus melakukan pengecekan kesiapan Satgas Yonif 123/RW dalam mengemban tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Papua New Guinea Tahun 2021.

Di depan pasukan Rajawali yang akan berangkat bertugas, Kasdam I/BB Brigjen TNI Didied Pramudito menyampaikan pesan dan amanat Pangdam I/BB, Mayjen Hassanudin.

Kata dia, pengecekan yang dilakukan untuk mengetahui kesiapan personel, materiel dan logistik pasukan yang akan melaksanakan tugas operasi.

"Pangdam berpesan laksanakan tugas secara profesional dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dengan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku," kata Kasdam.

Brigjen TNI Didied Pramudito juga meminta Satgas Pamtas RI-PNG harus mampu dan bisa mengaplikasikan taktik dan teknik bertempur. Selain itu, kemampuan binter dan intelijen serta prosedur hukum dalam setiap kegiatan operasi.

Mengakhiri arahannya Kasdam menekankan kepada seluruh prajurit di daerah tugas operasi agar menjaga nama baik keluarga, satuan termasuk mengharumkan nama Kodam I/BB.

"Pegang teguh kehormatan adalah di atas segalanya," tegasnya.

Kegiatan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hadir dalam kegiatan tersebut, PJU Kodam I/BB, para perwira dan undangan.

Perlu diketahui, Yonif 123/Rajawali adalah salah satu batalyon infanteri legendaris di Sumatera. Berdiri sejak 19 Februari 1965, "Pasukan Rajawali TNI" ini sudah pernah diterjunkan di sejumlah palagan.

Beberapa diantaranya adalah operasi militer di Timor-Timur pada 1976 (perebutan Bandara Internasional Comoro).(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved