Breaking News:

Tribun Enrekang

Omzetnya Hanya 6 Juta/Hari Selama Penerapan PPKM, Toko Waralaba Enrekang Bakal Kurangi Karyawan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level tiga di Kabupaten Enrekang berdampak signifikan bagi para pelaku usaha.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
ist
Aktivitas belanja masyarakat di salah satu Toko Waralaba di Kota Enrekang 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level tiga di Kabupaten Enrekang berdampak signifikan bagi para pelaku usaha.

Pimpinan toko Waralaba di Enrekang, Harya Rezki Nugraha mengatakan, pemberlakuan PPKM Level 3 berakibat turunnya omset mereka.

Bahkan lebih dari sebulan pihaknya mengikuti aturan PPKM Level 3.

Dimana dalam aturan yang ditetapkan Tim Satgas penanganan Covid-19 Enrekang waktu buka jam 7.00 pagi dan tutup pukul 20.00 Wita.

Padahal sebelumnya toko Waralaba ini buka 24 jam. Hal ini menyebabkan omzetnya menurun Rp 6 juta sampai Rp 8 juta perhari. 

Menurutnya Dampak yang paling besar adalah jika PPKM ini diperpanjang akan ada pengurangan Karyawan.

"Kalau PPKM agak lebih lama lagi, para karyawan akan dikurangi dengan cara dipindahkan atau mereka yang kontraknya habis terancam tidak diperpanjang lagi," kata Harya.

Harya mengatakan sangat terasa dampaknya bagi perekonomian masyarakat.

Selain berimbas ke tokonya, juga berdampak pada masyarakat disekitarnya yang masih mau berbelanja tapi toko sudah ditutup.

Apalagi, sampai saat ini belum ada penyampaian dari Satgas Covid-19 kapan PPKM ini akan berakhir. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved