Breaking News:

Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Update Pembunuhan Subang: Pengendara Avanza Putih & Motor Biru Diburu Polisi, Diduga Sebagai Pelaku

Mabes Polri mengungkap jika identitas pelaku meninggalnya Tuti dan Amalia mulai menemukan titik terang

Editor: Ilham Arsyam
Tribun Jabar / Dwiki Maulana
Polisi kembali mendatangi lokasi perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Rabu (15/9/2021) 

Saat itu, kata Rohman Hidayat, Amalia bahkan sempat memberi uang bensin pada Yosef.

Sesampainya di rumah istri muda, Yosef membuat nasi goreng, lalu pergi tidur.

Pagi harinya, menurut Rohman HIdayat, Sebelum Yosef pulang ke rumah Tuti, ia sempat membeli surabi dulu pagi-pagi.

Saat itu, Yosef memerintahkan istri mudanya untuk membeli sarapan surabi sama-sama.

"Didukung saksi tukang surabi pagi-pagi beli di sekitar rumah ibu Mimin, " kata Rohman Hidayat.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Heri Susanto, tukang surabi blak-blakan ungkap soal kronologi sebelum jasad Tuti dan Amalia ditemukan.

Saat diminta menceritakan soal gelagat Yosef di pagi hari itu, pakar melihat tukang surabi itu ketakutan.

Ia mungkin mengira kalau Heri Susanto adalah anggota kepolisian yang sedang mencari bukti soal pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Ibunya saat diwawancara tuh kayak khawatir banget, ketakutan," ujar Poppy Amalya, Pakar Mikro Ekspresi, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Poppy Amalya.

"Tangannya aja menutup tubuh, jadi semacam pertahanan diri," tambahnya.

Diakui Caryati, pedagang Surabi ia mulai membuka dagangannya setelah sholat subuh.

"Pas pagi, beneran ada yang datang beli kesini, Pak Yosef?" tanya Heri Susanto kepada Caryati, tukang surabi.

Ditanya seperti itu, tukang surabi mengaku tidak mengenali jelas sosok Yosef saat membeli dagangannya.

"Saat itu, udah banyak orang yang beli. Sebenarnya sih saya tidak terlalu memperhatikan orang-orang yang membeli surabi saya," ujar ibu Caryati, tukang surabi.

Lantas, setelah mengingat-ingat wajahnya, tukang surabi pun membenarkan kalau Yosef pernah membeli dagangannya, pada Rabu (18/8/2021) pagi.

Yosef yang membeli surabi pagi buta itu pun bertepatan dengan hari dimana jasad Tuti dan Amalia ditemukan.

"Iya (Pak Yosef) benar beli surabi. Kalau waktunya, lupa saya pokoknya pagi, gak tahu jam 6 apa jam setengah 7," imbuh Caryati.

"Pada saat ditanya 'ada yang beli kan ya?', dia ngangguk, terus lihat ke kiri sambil khawatir.

Lihat ke kiri itu sedang self talk, lagi dialog ngomong dengan diri sendiri, dialog batin, bukan gak mau ngasih tahu tapi bingung," ungkap Poppy Amalya.

"Pak Yosef beli surabi yang diceplok 2, yang dikocek 2, jadi 4," imbuh tukang surabi.

Melihat dan mendengar pengakuan tukang surabi, Pakar Mikro Ekspresi mengungkapkan kalau kesaksian tersebut benar adanya.

"Berarti data tersebut benar adanya, kalau ada yang datang jam 6 sampai jam setengah 7. Bahkan bisa menjelaskan detail, surabinya ada dikocek sama diceplok," papar pakar.

"Bisa dijelaskan dengan detail, berarti benar kejadian itu," tambahnya.

Pakar Mikro Ekspresi Poppy Amalia menyoroti kesaksian Yosef (Youtube Poppy Amalia)
Akan tetapi, mendengar pengakuan tukang surabi, Pakar Mikro Ekspresi ini mencurigai sesuatu.

Pasalnya, sang tukang surabi sempat tidak yakin soal jam dimana Yosef membeli dagangannya.

"Tapi jamnya itu ibunya gak yakin nih, apakah jam 6 atau jam setengah 7. Seperti yang disampaikan saksi (read: Yosef) kalau ia sempat makan surabi.

"Pokoknya dia lupa, gak tahu jam 6 atau jam berapa. Beliau juga katanya khusyu atau fokus sama kerjaannya, sehingga tidak memperhatikan pembeli,'" ungkap Poppy Amalya.

Gerakan dan ekspresi tukang surabi yang kebingungan itu pun disorot Poppy Amalya.

"Pas lagi ngejelasin, kepalanya si ibu nengok ke kiri. Berarti mengambil data dari otak kiri," ujarnya.

Lantas, pakar pun meminta polisi untuk menganalisa CCTV untuk bukti tambahan soal gerak-gerik Yosef di hari kejadian Tuti dan Amalia terbunuh,

"Untuk masalah itu, perlu dilihat dari cek CCTV untuk melihat pergerakan-pergerakannya, untuk memperkuat statement-statement itu,"

Update kasus tewasnya ibu dan anak di Subang, Jawa Barat - Yosef (bertopi merah) (55) bersama tim kuasa hukumnya saat hendak memasuki Satreskrim Polres Subang, Senin (6/9/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV)
"Semoga saja dari gambaran tersebut bisa tergambar rangkaian-rangkaiannya," ujar pakar.

Selain itu, pakar juga masih tidak yakin apakah benar yang ditemui tukang surabi pagi itu adalah Yosef atau bukan.

"Si anak aja bilang habis subuh tidur lagi. Jadi bagaimana bisa mengonfirmasi kalau si ibu itu melihat saksi (read; Yosef)," ungkap pakar curiga.

(Tribun Timur/ TribunJabar.id )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved