Breaking News:

Tribun Wajo

Bupati Wajo Janji Sumbang 200 Lembar Seng untuk Korban Angin Kencang di Desa Botto

Secara pribadi, Ketua PMI Wajo itu akan menyumbangkan 200 lembar seng untuk warga yang membutuhkan.

tribun-timur
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengunjungi warga yang terdampak angin kencang di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, TAKKALALLA - Bupati Wajo, Amran Mahmud mengunjungi warga yang terdampak angin kencang di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Jumat (17/9/2021).

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis yang terkumpul dari beberapa organisasi maupun lembaga, Amran Mahmud menjanjikan akan membantu warga memperbaiki rumahnya yang rusak.

Secara pribadi, Ketua PMI Wajo itu akan menyumbangkan 200 lembar seng untuk warga yang membutuhkan.

"Selain bantuan darurat yang telah diserahkan kemarin, saya secara pribadi akan menyumbang seng sebanyak 200 lembar. Pihak PT Energy Equity Epic Sengkang juga menjanjikan kita bantuan seng sebanyak 451 lembar," katanya.

Bantuan seng atau atap rumah memang menjadi hal yang mendesak dan sangat dibutuhkan warga pesisir Teluk Bone itu pasca diterjang angin kencang.

"Kemarin, sudah kami salurkan bantuan darurat dari pemerintah daerah yang diserahkan oleh Dinsos bersama BPBD," katanya.

Bantuan darurat yang diserahkan, berupa paket sembako, paket perlengkapan keluarga dan bayi, terpal dan selimut.

Diketahui, angin kencang melanda pemukiman warga di pesisir Teluk Bone, di Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021) subuh.

Pemerintah Kecamatan Takkalalla mencatat, ada 44 rumah warga yang rusak, dan 5 bangunan sarang burung walet.

Juga, tempat pelelangan ikan (TPI) di pelabuhan rakyat Desa Botto, rusak berat akibat peristiwa subuh hari itu.

Tak ada korban jiwa pada peristiwa subuh hari itu.

Namun, ada 5 warga yang dikabarkan mengalami luka-luka akibat ditimpa seng dan jatuh dari tangga. Kerugian material ditaksir lebih dari Rp 1 miliar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos, P2KBP3A) Kabupaten Wajo, Ahmad Jahran menyebutkan akan memberikan santunan kepada korban.

Meski demikian, Ahmad Jahran tak menyebut berapa jumlah santunan yang akan diberikan kepada korban yang rumahnya rusak akibat angin kencang.

"Santunan itu dipergunakan untuk perbaikan rumah. Besarannya nanti disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Tentunya untuk meringankan korban," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved