Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Krisdayanti

Buka-bukaan Saat Jadi Anggota DPR RI, Penyanyi Krisdayanti Sebut Biaya Kampanye Rp3 M Murah Meriah

Gelontorkan Rp 3 Miliar untuk Modal Jadi DPR, Krisdayanti Sebut Murah Meriah: Kadang Ditanya 'Kok Cuma Segitu?'

Editor: Arif Fuddin Usman
Kolase Instagram @krisdayantilemos
Krisdayanti alias KD beberkan gajinya sebagai anggota DPR. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Untuk menjadi anggota dewan, khususnya DPR RI tentu dibutuhkan modal biaya tak sedikit.

Bahkan biaya tak sedikit menjadi anggota DPR RI tersebut sudah menjadi rahasia umum para politikus di Indonesia.

Namun tak demikian menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Krisdayanti.

Sosok yang juga dikenal sebagai penyanyi ini, menyebut modalnya menjadi DPR RI tak sebesar yang lain.

Anggota fraksi PDIP ini juga mengaku 'hanya' menghabiskan Rp 3 miliar saat kampanye di Dapil V Jawa Timur.

Fakta ini disampaikan Krisdayanti melalui konten YouTube Akbar Faizal Uncensored, dilansir dari Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

"Rp 3 miliar, sekitar itu," ujar Krisdayanti.

Mendengar besarannya, Akbar menilai jumlah itu tidak terlalu besar.

"Kok thithik (sedikit)?" tanya Akbar.

Krisdayanti juga membenarkan modal kampanye itu termasuk sedikit, bahkan banyak teman-temannya heran.

"Kadang teman-teman lain pada enggak setuju, 'kok cuma segitu'," jelas ibu kandung Aurel Hermansyah ini.

Krisdayanti menilai, dia tidak perlu menghabiskan banyak modal karena namanya sudah dikenal.

Penyanyi yang karib disapa KD ini diketahui mendatangi 471 desa di Malang Raya selama 7 bulan sebagai bagian dari kampanyenya.

Bagi Krisdayanti, Rp 3 miliar adalah modal yang murah meriah.

"Alhamdulillah saya sudah dikenal masyarakat di situ, saya modalnya murah meriah saja, beli speaker kecil, toa," kata Krisdayanti.

"Saya nyanyi, satu kampung, satu desa sudah bisa kumpul," imbuhnya.

Menang dengan suara terbanyak di wilayah tersebut, KD menilai hal itu lantaran pendekatan yang dia pilih saat berkampanye, sukses.

"Memang mungkin adalah pendekatan humanis yang kerja nyata aja kemarin itu," ucap KD.

Dia mengklaim memberikan perhatian ke seluruh lapisan masyarakat, meskipun banyak diragukan.

"Kita pilih rumah yang paling sederhana, memang saya memberikan perhatian ke semua lapisan,

dan mereka kalau bahasa Jawa-nya ketenggengan, setengah-setengah enggak percaya," sambung KD.

"Yang ditangkap warga adalah kesungguhan saya untuk hadir, menyampaikan 'kita bisa sama-sama, yuk kita bangun dengan bersama-sama'," ujar Krisdayanti.

KD yakin tindakan tulusnya dapat terlihat oleh orang lain.

Adapun kabarnya Krisdayanti mendapat teguran dari fraksi PDIP setelah membeberkan jumlah gajinya sebagai anggota dewan. 

Bongkar Gaji Anggota DPR

Seperti yang diketahui, Krisdayanti terpilih sebagai anggota DPR RI Periode 2019-2024 dalam pemilu 2019 silam.

Istri Raul Lemos itu duduk sebagai anggota dari Komisi IX yang menaungi bagian kesehatan dan ketenagakerjaan.

Kini, secara blak-blakan, Krisdayanti membongkar gaji yang ia terima sebagai seorang anggota DPR.

Melansir dari Tribun Style, hal itu diungkap oleh Krisdayanti ketika menjadi tamu di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored yang diunggah Senin (13/9/2021).

Dalam tayangan tersebut, diva yang akrab disapa KD ini mengaku mendapat gaji dua kali dalam sebulan.

"Setiap tanggal 1 Rp 16 juta, tanggal 5 Rp 59 juta ya kalau tidak salah," ungkap Krisdayanti.

Akbar Faizal yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR lantas menjelaskan maksud dari pemberian gaji dengan dua tahap.

Menurutnya, gaji yang diberikan pada tanggal 1 adalah gaji pokok.

Sementara gaji yang diberikan pada tanggal 5 merupakan tunjangan.

Lebih lanjut, KD pun diminta merinci lebih detail berapa upah yang masuk ke kantongnya.

"Dana aspirasi, itu memang wajib untuk kita.

Namanya juga uang negara. Dana aspirasi itu Rp 450 juta lima kali dalam setahun," terangnya.

KD menjelaskan, dana aspirasi yang diterima oleh setiap anggota DPR diberikan seiring dengan bergambahnya tanggung jawab dan menyerap aspirasi masyarakat.

"Kami (anggota DPR) juga harus menyerap aspirasi di 20 titik, itu kehadiran kita," ujar Krisdayanti.

KD menyebut, sebagai anggota DPR, ia mendapat tunjangan Rp 140 juta setiap kali berkunjung ke Dapil.

"Kunjungan dapil, Rp 140 juta, itu 8 kali setahun," jelas penyanyi yang akrab disapa KD ini.

Dengan dana sebanyak itu, KD mengungkapkan bahwa anggarannya sangat sederhana karena ada penyaluran sembako dan bantuan lain pada masyarakat.

"Itu sudah sangat simpel. Sembako dan lainnya harus dikucurkan seperti air. Kehadiran kami (anggota DPR) sangat dibutuhkan," tandas Krisdayanti. (*)

Artikel ini telah tayang di Sosok.ID dengan Judul "Gelontorkan Rp 3 Miliar untuk Modal Jadi DPR, Krisdayanti Sebut Murah Meriah: Kadang Ditanya 'Kok Cuma Segitu?'

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved