Breaking News:

Tegur Kapolri, Jokowi: Jangan Terlalu Berlebihan, Wong Saya Baca Kok Isi Posternya, Biasa Aja!

Mengenai mural-mural tersebut, Presiden Jokowi mengaku telah menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Editor: Ilham Arsyam
Instagram @jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Suroto (kanan), peternak ayam petelur yang membentangkan poster saat kunjungan Jokowi ke Kota Blitar, Selasa (7/9/2021). Jokowi mengundang Suroto ke Istana Negara, Rabu (15/9/2021), untuk menyampaikan aspirasinya terkait harga jagung dan telur. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa waktu lalu marak penghapusan mural, salah satunya mural 404: Not Found yang menampilkan wajah Presiden Joko Widodo.

Sejak saat itu, ada beberapa lagi mural berisi kritik ke pemerintah yang dihapus oleh aparat dengan beragam alasan.

Mengenai mural-mural tersebut, Presiden Jokowi mengaku telah menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sekelompok orang membuat lukisan mural bergambar wajah dengan sosok menyerupai Presiden RI Joko Widodo di dinding. (Istimewa)

Hal itu disampaikan Jokowi salam pertemuannya dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, (15/9/2021).

Jokowi mengatakan telah meminta Kapolri untuk tidak terlalu berlebihan dalam menindak segala bentuk kritikan dari masyarakat.

Selain itu Jokowi juga merasa isi dari kritikan tersebut adalah hal biasa.

Pasalnya Jokowi mengaku sudah biasa mendapat hinaan yang lebih parah dari kritikan tersebut.

"Saya sudah tegur Kapolri soal ini, saya minta agar jangan terlalu berlebihan. Wong saya baca kok isi posternya. Biasa aja. Lebih dari itu saya sudah biasa dihina," kata Jokowi dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (16/9/2021).

Lebih lanjut Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak antikritik, bahkan sudah biasa mendapat hinaan.

Menurut Jokowi, hinaan yang diberikan kepadanya justru sudah seperti makanan sehari-hari.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved