Breaking News:

Apa Kabar Hotel di Sulsel? Anggiat Sinaga: Tak Sampai Kibarkan Bendera Putih Seperti di Jabar

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restosan Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga menjadi salah satu narasumber pada UMKM Business Talk di Gedung Centra UM

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN-TIMUR.COM/SUKMAWATI IBRAHIM
Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga 

Laporan jurnalis Tribun-Timur.com, Muhammad Fadhly Ali

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restosan Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga menjadi salah satu narasumber pada UMKM Business Talk di Gedung Centra UMKM pelataran parkir Bank Sulselbar, Jl Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/9/2021).

Talkshow yang digelar Bank Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) bersama eNKRI sudah yang ketiga kalinya. Hari ini mengangkat tema 'Sinergitas Menuju UMKM Tumbuh dan Tangguh'.

GM Claro Hotel Makassar itu mengagtakan, bisnis perhotelan di Sulsel masih terus bergerak meski agak berat.

“Tapi kami di PHRI Sulsel tidak sampai mengibarkan bendera putih seperti Jawa Barat,” katanya.

Menurut Anggiat, kondisi kebijakan pemerintah daerah di Sulsel agak berbeda dari Jawa.

Dimana, mindset atau pola pikir pemerintah di Sulsel masih ada toleransi dan lebih fleksibel.

”Kalau di Jawa kan, PPKM Level 4 sangat sadis. Kita tidak bisa bergerak sama sekali. Tetapi di Sulsel masih ada tolernasi dan lebih fleksibel,” katanya.

Namun lanjut Anggiat, industri hotel dan resotran dituntut bisa lebih kreatif agar bisa survive di tengah pandemi.

“Bisnis hotel dan restoran adalah bisnis bergerak. Ketika masyaraat dikurung, mati hotel," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved