Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga Champions

Masuk Gantikan Cristiano Ronaldo, Jesse Lingard Justru Bikin Blunder Konyol

Blunder dari Jesse Lingard bikin gol spesial Cristiano Ronaldo jadi sia-sia sekaligus membuat Manchester United menelan kekalahan saat bersua Young Bo

Tayang:
Editor: Ilham Arsyam
TWITTER.COM/DRSHAHWAT
Penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo dan Jesse Lingard, dalam laga kontra Young Boys di Liga Champions. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Blunder dari Jesse Lingard bikin gol spesial Cristiano Ronaldo jadi sia-sia sekaligus membuat Manchester United menelan kekalahan saat bersua Young Boys.

Manchester United secara mengejutkan tumbang dari Young Boys pada laga perdana penyisihan Grup F Liga Champions 2021-2022.

Bertindak sebagai tamu di Stadion Wankdorf, Selasa (14/9/2021), Setan Merah menyerah dengan skor 1-2.

Padahal United unggul lebih dulu berkat gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-13.

Ini menjadi gol perdana CR7 di Liga Champions sejak dirinya kembali ke Man United.

Namun, torehan spesial Ronaldo menjadi terasa hambar setelah tim tuan rumah mencetak dua gol balasan via Moumi Ngamaleu dan Jordan Siebatcheu.

Penyerang United, Jesse Lingard, jadi biang kerok di balik gol kedua Young Boys pada masa injury time babak kedua.

Petaka dimulai ketika pemain yang mendapat embel-embel 'Lord' itu melakukan backpass ke arah kiper David de Gea.

Umpan Lingard terlalu lemah sehingga bola diserobot oleh Siebatcheu dan dikonversi menjadi gol.

Lingard sendiri memulai laga dari bangku cadangan sejak menit ke-72.

Ironisnya, pemain yang dia gantikan adalah Ronaldo.

Selama 19 menit tampil dalam laga versus Young Boys, Lingard melepaskan enam operan dengan tingkat akurasi 16,7 persen.

Angka tersebut paling rendah dari seluruh pemain Setan Merah.

"Itulah sepak bola. Orang-orang bisa membuat kesalahan," kata kapten United, Harry Maguire.

"Kami tak menyalahkan Jesse. Saya yakin semua orang di lapangan hari ini telah membuat blunder," ujarnya menambahkan.

Lingard memang bukan satu-satunya penyebab kekalahan United.

Setan Merah harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-35 usai Aaron Wan-Bissaka diganjar kartu merah.

Kalah jumlah pemain, skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer keteteran dalam membendung serangan bertubi-tubi kubu lawan.

Alhasil, terciptalah dua gol balasan yang membuat United kehilangan tripoin.

Ronaldo Jadi Pelatih Dadakan

Manchester United punya pelatih 'dadakan' dalam diri Cristiano Ronaldo saat bermain di kandang Young Boys.

Cristiano Ronaldo menyumbang satu gol dalam lawatan Manchester United ke rumah Young Boys pada laga perdana penyisihan Grup F Liga Champions 2021-2022.

Bermain di Stadion Wankdorf, Selasa (14/9/2021), sang superstar membuka keunggulan tim tamu setelah laga berjalan 13 menit.

Namun, sumbangsih CR7 tak cukup untuk menghindarkan The Red Devils dari kekalahan 1-2.

Young Boys secara mengejutkan mampu membalikkan keadaan berkat dua gol balasan dari Moumi Ngamaleu dan Jordan Siebatcheu.

Yang menarik bukan cuma hasil pertandingan, tetapi juga kelakuan Ronaldo di luar lapangan.

Setelah ditarik keluar pada menit ke-72, Ronaldo tak betah duduk di bangku cadangan.

Pria kelahiran Madeira itu berdiri di pinggir arena dan memberikan instruksi kepada rekan-rekannya bak seorang pelatih.

Kejadian seperti ini sebenarnya bukanlah hal baru.

Ronaldo pernah melakukan tindakan serupa ketika Portugal bersua Prancis pada final EURO 2016.

Kala itu, CR7 harus mengakhiri pertandingan lebih cepat karena cedera lutut.

Dia pun berteriak dari sisi lapangan untuk memberikan arahan kepada para pemain Portugal.

Bedanya, saat itu Ronaldo bisa tersenyum karena Portugal mengakhiri pertarungan dengan kemenangan 1-0.

(*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved