Breaking News:

Tribun Makassar

Irham Syah Tegaskan Jukir Liar Penganiaya Pasutri Tidak Ada Hubungan dengan Perumda Parkir Makassar

Menurutnya, apa yang dilakukan jukir tersebut sudah masuk ranah hukum dalam hal ini Kepolisian. 

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Direktur Utama PD Parkir Makasssar Raya Irham Syah Gaffar, saat melakukan sidak di Jukir liar di Pasar Sentral 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua penganiaya pasangan suami istri di Jl Bhayangkara, Kota Makassar, ditangkap Tim Resmob Polsek Mamajang, Senin (13/9/2021) lalu.

Kedua pelaku, Muhammad Fadli (20) dan Irfan alias Ippank (23).

Penangkapan keduanya dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Ipda Gunawan Amin dan Panit 2 Ipda Agustinus.

Keduanya, Ippank dan Fadli ditangkap di Kota Makassar dan Gowa.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar mengatakan jukir liar tak memiliki kapasitas menarik retribusi parkir

Hal itu katanya, tertuang jelas dalam aturan parkir.

"Dia itu bukan jukir resmi, dia jukir liar, berarti tidak ada kapasitasnya mengklaim dirinya sebagai jukir," ujar Irham saat ditemui, Rabu (15/9/2021).

"Berarti tidak ada hubungannya dengan Perumda Parkir," lanjutnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan jukir tersebut sudah masuk ranah hukum dalam hal ini Kepolisian. 

Ia mengatakan hal-hal semacam itu tak dibenarkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved