Breaking News:

Tribun Sidrap

Pisang Sidrap Binaan Syahruddin Alrif Akan Tembus Pasar Jakarta

Kebun pisang lokal Kelompok Tani Semangat Milenial Sidrap mendapat kunjungan dari Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Syaharuddin Alrif
Kebun pisang lokal Kelompok Tani Semangat Milenial binaan Syaharuddin Alrif mendapat kunjungan dari Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi, Selasa (14092021) siang. (Foto dokumen pribadi Syaharuddin Alrif) 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP -- Kebun pisang lokal Kelompok Tani Semangat Milenial binaan Syaharuddin Alrif mendapat kunjungan dari Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi, Selasa (14/09/2021) siang.

Kebun pisang lokal itu di Desa Tellumae kecamatan Watang Sidenreng Kabupaten Sidenreng Rappang.

Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi mengatakan pisang lokal saat ini menjadi primadona buah unggulan di Indonesia. 

Tidak hanya bisa mencukupi permintaan dalam negeri, pisang lokal bahkan bisa bersaing dalam pasar global.  

Dalam kunjungan kerja ini, iman mengunjungi tempat produksi pisang lokal yang dikelola oleh Kelompok Tani Semangat Milenial binaan Wakil ketua DPRD Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif.

Kelompok tani ini memproduksi dan menanam berbagai macam pisang.

Hasil pisang ini bisa memenuhi permintaan pasar lokal.

Lebih lanjut Iman mengatakan bahkan dengan kualitas yang bagus bisa masuk ke supermarket dan sudah kita ekspor ke luar.

Ia menjelaskan pisang tersebar di pelosok nusantara, di antaranya di kabupaten Sidrap ini, proses penanaman pisang sampai panen membutuhkan waktu sekitar 9 bulan.

“Jadi, mari kita bersama kembangkan potensi pisang ini dan saya siap ekspor pisang yang ada di Sidrap ini, sehingga ke depan bisa memasok kebutuhan pasar lokal dan luar negeri. Cintai produksi dalam negeri, konsumsi pangan lokal,” kata Imam dalam rilis yang diterima Tribun Timur.

Pada kesempatan yang sama,Pembina kelompok tani Semangat milenia Syaharuddin Alrif mengatakan bahwa ada beberapa jenis pisang yang dibudidayakan di sini, yakni pisang raja, barangan, kepo dan pisang mas.

Untuk lahannya di desa Tallumae kec Watang Sidenreng ini totalnya mencapai 80 hektar, 

"Untuk penanamannya kami mengembangkan dengan kultur jaringan, jadi tanamannya bisa tumbuh seragam dan kompak,” katanya. 

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved