Breaking News:

Tribun Kampus

Mahasiswa UNM Ciptakan Tabung Fermentasi Modern untuk Pupuk Organik

Teknologi ini digunakan untuk kontrol kelembaban dan suhu yang ada di tabung fermentasi.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Keterangan foto: Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) ciptakan tabung fermentasi sederhana berbasis teknologi untuk membuat pupuk organik. (*) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Enam mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menciptakan tabung fermentasi sederhana berbasis teknologi untuk membuat pupuk organik

Tabung tersebut menggunakan kontroling-monitoring  dengan memakai sistem kontrol Arduino uno ATmega 328. 

Teknologi ini digunakan untuk kontrol kelembaban dan suhu yang ada di tabung fermentasi.

Sehingga mikroba bisa hidup dengan baik dan membuat proses pengomposan lebih cepat.

Dengan teknologi ini, masyarakat dapat jauh lebih cepat untuk memproduksi pupuk organik untuk lahan pertanian mereka. 

Teknologi ini dapat menghasilkan pupuk organik yang terdiri dari pupuk organik padat (kompos) 101 Kg dan pupuk organik cair (POC) 154 liter. 

Hasil pupuk organik tersebut setelah diaplikasikan dapat memenuhi kebutuhan satu hektar lahan sawah, dengan frekuensi tiga kali pemupukan sejak penanaman hingga panen.

"Saat ini warga telah berhasil menghasilkan pupuk organik sendiri. Pupuk organik tersebut berasal dari limbah pertanian berupa jerami yang dibuat menggunakan tabung fermentasi berbasis teknologi," ujar Ketua tim, Muhammad Nur Jumadil, Selasa (14/9/2021). 

Teknologi ini merupakan hasil kreatif mahasiswa yang telah mendapatkan dana hibah dari program pekan kreatifitas mahasiswa (PKM) penerapan iptek dari Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi. 

Warga melalui kelompok tani Pullauweng Desa Ulugalung Kabupaten Bantaeng telah mendapatkan pelatihan untuk pembuatan dan pengaplikasian teknologi ini. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved