Breaking News:

Tribun Jeneponto

Legislator Jeneponto Soroti Jembatan Baru Manjangloe, Dianggap Bahayakan Pengendara

Pengerjaan jembatan di Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto dikeluhkan pengendara.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
Dok Asdin Beta
Anggota DPRD Jeneponto dari Komisi III, Asdin Beta saat meninjau langsung jembatan di Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Selasa (1492021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Pengerjaan jembatan di Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto dikeluhkan pengendara.

Pasalnya jembatan tersebut makin sempit dan tidak sesuai dari sebelumnya.

Sebelumnya, jembatan tersebut ambruk akibat dari banjir sebulan yang lalu, kemudian dikerja kembali dan sudah tidak sesuai letaknya dari awal.

Jembatan yang baru menuai banyak sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satu pengendara, Edy mengatakan, jembatan di Manjangloe sangat membahayakan pengendara yang melintas apalagi yang dari luar daerah yang tidak tau kondisi jembatan.

"Sempitki memang itu jembatan, ini kan jalan poros provinsi. Pasti kendaraan banyak yang lewat disini, kalau begini jembatan pas ada diatas aspal pasti bahaya. Bisa-bisa ada yang tabraki," ujarnya saat ditemui di Manjangloe, Selasa (14/9/2021) pagi.

Sementara anggota DPRD Jeneponto dari Komisi III, Asdin Beta juga mengatakan hal yang sama bahwa kondisi jembatan mengundang kecelakaan bagi para pengendara.

Ia juga mengaku bahwa sudah banyak warga yang mengadu kepada anggota dewan dan itu langsung ditindaklanjuti dengan memantau langsung kondisi jembatan yang baru saja selesai di kerja.

"Kami saat itu langsung ke lokasi setelah beberapa warga datang untuk melaporkan jembatan tersebut," ujarnya saat ditemui di gedung DPRD Jeneponto, Selasa (14/9/2021).

Setelah mengecek langsung jembatan tersebut ia segera menghubungi pihak terkait agar segera diperbaiki sebelum memakan korban jiwa.

"Saya langsung melaporkan hal itu ke balai besar jalan nasional dan jembatan agar pengerjaan itu diperbaiki," ungkap Asdin Beta.

Ia juga akan menyuruh pekerja membongkar jembatan tersebut karena tidak sesuai kondiri sebelumnya.

"Harus dilakukan pembokaran karena tak sesuai dengan kondisi sebelumnya dimana kondisi jalan semakin menyempit," tegasnya.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto, Rakib

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved