Breaking News:

Tribun Pinrang

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Tutup Kegiatan Rehabilitasi Medis Rutan Pinrang

Proses rehabilitasi ini sebagai proses pemulihan bagi siapa saja yang telah menggunakan narkoba.

Editor: Hasriyani Latif
Kemenkumham Sulsel
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto tutup kegiatan rehabilitasi medis pemasyarakatan Rutan Pinrang secara virtual, Selasa (14/09/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto menutup kegiatan rehabilitasi medis pemasyarakatan Rutan Pinrang secara virtual, Selasa (14/09/2021). 

Mengawali sambutannya, Harun Sulianto mengatakan tujuan rehabilitasi medis ini agar terbebas dari ketergantungan narkotika, terlaksananya program pembinaan napi, dan meningkatnya kualitas kesehatan WBP. 

Terhadap pelaksanaan Rehabilitasi bagi 60 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  dari Februari 2021 hingga September 2021 di Rutan Pinrang, Kakanwil Harun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

"Kita berharap mereka menjadi agen perubahan untuk mengajak semua orang menjauhi dan tidak terlibat dengan narkotika," kata Harun via rilis yang diterima tribun-timur.com.

Kepala BNN Sulsel, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengatakan proses rehabilitasi ini sebagai proses pemulihan bagi siapa saja yang telah menggunakan narkoba.

“Rehabilitasi berarti kerelaan bagi si penggunaa untuk diberikan treatment, sebaik apapun proses rehab yang dilakukan, jika si pengguna tidak ikhlas mengikuti proses rehab, maka semuanya nihil hasilnya,” ungkapnya. 

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengleolaan Benda Sitaan, Barang Ramapasan Negara dan Keamanan Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Abdul Wahid mengungkapkan bahwa jumlah peserta Layanan Rehabilitasi Narkotika pada UPT Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Tahun 2021 meliputi Rehabilitasi Sosial sosial diikuti  305 orang WBP dan rehabilitasi medis sebanyak 380 orang WBP . 

Rinciannya, yakni 305 orang WBP yang mengikuti Rehabilitasi Sosial di Lapas Narkotika Sungguminasa 135 orang, Lapas Perempuan Sungguminasa 20 orang,  Lapas Bulukumba 60 orang, Lapas Watampone 30 orang, dan Lapas Palopo 60 orang.

Sedangkan, Rehabilitasi Medis diikuti sebanyak 380 orang masing masing di Rutan Makassar sebanyak 200 orang, Rutan Jeneponto 40 orang, Rutan Makale 40 orang, Rutan Enrekang 40 orang, dan Rutan Pinrang 60 orang.

Kepala Rutan Pinrang, Wahyu Trah Utomo juga menyampaikan terima kasihnya kepada pihak BNN, Petugas Medis Puskesmas Mattiro Bulu dan para Konselor yang terus bersinergi dan mendukung pelaksanaan kegiatan rehabilitasi medis ini.  

"Para Wargabinaan ini telah mengikuti proses rehabilitasi medis dengan tuntas dan berharap kesehatannya dapat pulih serta dapat diterima kembali di tengah-tengah masyarakat dan menghasilkan kegiatan positif dan produktif," katanya. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Sulsel Rahnianto, Kepala Puskesmas Mattiro Bulu Muhammad Agus Saad, Kanit ResNarkoba Polres Pinrang Ipda Herman, dan Perwakilan Pengurus IKAI Provinsi Sulsel, A Ardian.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved