Breaking News:

Longsor di Saruran Enrekang

Pembukaan Lahan Bawang Merah Disebut Jadi Penyebab Longsor di Anggeraja-Baraka Enrekang

Longsor yang terjadi di Saruran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang diakibatkan pembukaan lahan pertanian yang massif.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ASIZ ALBAR
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Usman 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Longsor yang terjadi di Saruran, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang diakibatkan pembukaan lahan pertanian yang massif.

Hal tersebut membuat sumber resapan air di wilayah tersebut berkurang sehingga sangat rentan terjadinya longsor.

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Usman saat ditemui TribunEnrekang.com, Senin (13/9/2021) siang.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir memang pembukaan lahan pertanian khususnya bawang sangat massif di wilayah tersebut.

"Saya pikir ini adalah salah satu dampak pembukaan lahan yang massif sehingga resapan air menipis sehingga banjir dan longsor terjadi disana," kata Usman.

Wilayah Kecamatan Anggeraja dan Baraka memang sangat massif dalam pembukaan lahan pertanian.

Tak heran sebab dua kecamatan itu merupakan daerah penghasil bawang merah di Kabupaten Enrekang.

"Ini harus jadi pelajaran, sebab rata-rata area gunung dan pohon disana sudah jadi lahan pertanian bawang merah warga," ujarya.

"Sehingga agak rawan longsor, karena memang sudah tidak ada lagi tanaman yang bisa proteksi," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya kejadian ini masyarakat harusnya bisa mengubah pola pertanian mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved