Breaking News:

Tribun Wajo

Dinkes Wajo Masifkan Program Go Cantik, Wujudkan Daerah Bebas Jentik

Laporan masyarakat melalui aplikasi itu pun akan dikontrol oleh pengelola DBD Puskesmas dan admin Dinkes Wajo.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
handover
Masyarakat terlibat dalam program Go Cantik atau Gerakan Wajo Mencari Jentik, untuk menekan kasus DBD di Kabupaten Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Program inovasi Gerakan Wajo Cari Jentik atau Go Cantik terus dimasifkan di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo.

Inovasi yang digagas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, drg Armin itu terus disosialisasikan ke masyarakat dan dikontrol oleh pengelola DBD Puskesmas setempat.

"Kita terus sosialisasikan. Caranya, apabila masyarakat menemukan jentik di rumahnya diharapkan melaporkan melalui aplikasi GO CANTIK ada atau tidak ada jentik di rumah," kata drg Armin, Senin (13/9/2021).

Laporan masyarakat melalui aplikasi itu pun akan dikontrol oleh pengelola DBD Puskesmas dan admin Dinkes Wajo.

Bahkan, untuk memasifkan program Go Cantik, Bupati Wajo, Amran Mahmud telah meneken Peraturan Bupati (Perbup) terkait gerakan mencari jentik itu.

Angka kasus Deman Berdarah Dangue (DBD) di Kabupaten Wajo memang cukup tinggi dua tahun terakhir.

Pada 2019 lalu, ada 297 kasus DBD. Lalu, pada 2020 lalu, ada 124 kasus. Sementara, pada semester awal 2021 ini, ada 115 kasus DBD.

Go Cantik ini bertujuan menjadikan Wajo sebagai kabupaten bebas jentik sehingga memiliki manfaat untuk masyarakat sehat, produktif, dan sejahtera. 

"Adapun outputnya meningkatnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Sementara outcomenya meningkatnya angka bebas jentik di atas 95 persen, serta terbentuknya rumah tangga, perkantoran, sekolah, dan lingkungan bebas jentik," kata mantan Direktur RSUD Siwa itu.

Selain itu, drg Armin yang juga merupakan peserta pelatihan kepemimpinan tingkat II LAN RI menambahkan, pemerintah bisa bekerja sama para stakeholder termasuk pengusaha ikan hias/ikan cupang untuk mengurangi jentik di rumah atau perkantoran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved