Breaking News:

Penanganan Covid

Dharma Wanita Kemenpora Target Vaksin 1.200 Tendik dan Pelajar

Penasehat Dharma Wanita Kemenpora Nadia Zainuddin Amali membuka program vaksinasi untuk negeri di Pondok Pesantren An Nahdlah Makassar

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Penasehat Dharma Wanita Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Nadia Zainuddin Amali membukaprogram vaksin untuk negeri di Pondok Pesantren An Nahdlah, Jl Tinumbu Kota, Makassar, Senin (1392021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Penasehat Dharma Wanita Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Nadia Zainuddin Amali membuka program vaksinasi untuk negeri di Pondok Pesantren An Nahdlah Jl Tinumbu, Kota Makassar, Senin (13/9/2021).

“Dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim program vaksinasi untuk negeri ini saya buka,” katanya.

Nadia menyebut program vaksin untuk negeri ini menargetkan 1.200 tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa, santri dan santriwati.

“Untuk pertama ini kita targetkan 1.200 vaksin untuk tenaga pendidik, pelajar, santri dan santriwati. Total ada 7.600 vaksin yang akan dilakukan di empat lokasi,” sebutnya.

Kata dia, dengan kerja sama antar organisasi dan instansi akan memberikan dampak positif dalam pencapaian vaksinasi.

“Kerja sama seperti ini akan menaikkan grafik vaksinasi, sebab ada tujuan yang sama. Semoga wabah ini segera berlalu,” ucapnya.

Sementara Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam menyampaikan, program vaksin untuk negeri ini sangat membantu dalam mengejar percepatan vaksin di Sulsel.

Sebab, Sulsel sampai sekarang target vaksinnya baru mencapai 30 persen. Masih jauh dari target 80 persen yang telah ditentukan.

Maka dari itu, perlu langkah-langkah inovatif atau menjemput bola agar target bisa diraih di akhir tahun ini.

“Untuk capai 80 persen harus kita berdayakan seluruh elemen dan komunitas. Makanya inisiasi kita lakukan dengan pondok pesantren,” ujarnya perwira berpangkat dua bintang ini.

Merdisyam berkata, untuk mengejar target belajar tatap muka target vaksin harus mencapai 70 persen kepada tenaga pendidik, pelajar, mahasiswa dan santri ataupun santriwati.

“Untuk itu kita mendorong seluruh komunitas yang ada baik pesantren, sekolah dan kampus untuk bersama-sama menjalankan program vaksin," katanya.

Plt Ketua PKK Sulsel, Naoemi Octariana mengapresiasi program vaksinasi untuk negeri yang dilaksanakan Dharma Wanita Kemenpora.

Ia mengatakan butuh inovasi dalam mempercepat program vaksinasi. Salah satunya telah dilakukan dengan mobil vaksinator.

"Kami dari Pemprov Sulsel dan PKK mendukung program vaksinasi untuk masyarakat. Sudah ada inovasi mobil vaksinator, berupa bus dijalankan keliling kabupaten/kota," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved