Breaking News:

Tribun Enrekang

Pelajar di Enrekang Alami Demam dan Tak Bisa Jalan Setelah Divaksin, Dinkes: Masih Bisa Diatasi

Seorang siswa kelas 10 IPS 2 SMAN 2 Enrekang, Andi Muh Dirga Erlangga (15) mengalami deman tinggi dan tak dapat berjalan setelah mendapat vaksinasi

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
ist
Seorang siswa kelas 10 IPS 2 SMAN 2 Enrekang, Andi Muh. Dirga Erlangga (15) mengalami deman tinggi dan tak dapat berjalan setelah mendapat vaksinasi tahap 1 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Seorang siswa kelas 10 IPS 2 SMAN 2 Enrekang, Andi Muh Dirga Erlangga (15) mengalami deman tinggi dan tak dapat berjalan setelah mendapat vaksinasi tahap 1.

Andi Dirga mendapatkan vaksinasi tahap 1 pada Kamis (2/9/2021) lalu di SMAN 2 Enrekang.

Ibu And Dirga, Andi Ernawati mengatakan, setelah divaksin, anaknya merasa sakit pada leher bagian belakang hingga ke tulang belakang. 

Namun Andi Dirga tak menghiraukan dan tetap pergi ke sekolah pada Senin (6/9/2021) lalu.

Namun tiga hari setelah vaksinasi yakni Rabu (8/9/2021), Andi Dirga mulai demam tinggi hingga hari Jumat. 

Selain demam, Dirga juga sudah tidak bisa berjalan lagi. 

Jika berdiri dia merasa kesakitan kedua lutut dan pergelangan kakinya. Untuk menuju toilet terpaksa Dirga harus merangkak.

Andi Ernawati ibunda Andi Dirga, mengaku panik dengan kondisi anaknya yang demam tinggi dan tak dapat berjalan.

Apalagi dia tak tahu jika putranya ini sudah divaksin karena mendapatkan informasi dari pihak sekolah.

"Saya panik setelah melihat kartu vaksin anak saya, ternyata tanpa sepengetahuan saya dia sudah divaksin," kata Andi Ernawati kepada TribunEnrekang.com, Minggu (12/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved