Breaking News:

Penembakan

Terdengar Suara Tembakan dari Dalam Rumah, Saat Diperiksa Anak Anggota Perbakin Sudah Tewas

Remaja tersebut merupakan anak anggota Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin).

Editor: Muh. Irham
Tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Wara Klaster Italy, Perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang remaja.

Remaja tersebut merupakan anak anggota Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin).

Remaja tersebut diduga bunuh diri dengan menggunakan senjata api milik ayahnya sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang belum diketahui identitasnya ini menembakan diri di bagian kening hingga tembus ke bagian belakang kepala.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan tergeletak di lantai. Korban mengenakan celana pendek berwarna biru muda, serta baju kaos hitam.

Warga sekitar mengatakan, saat kejadian, sempat mendengar suara letusan dari dalam rumah. Setelah itu, tak terdengar lagi suara apa-apa.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim membenarkan adanya kejadian ini. "Ya, namanya dia lagi pusing. Bunuh diri," ungkapnya.

Menurut Abdul Rachim, dirinya juga telah meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Saya tadi ngecek ke TKP sama Pak Kapolres. Pagi saya udah di sana," jelasnya. 

Abdul Rachim memastikan korban tewas karena aksi bunuh diri, dengan menembakan senjata api milik ayahnya. Adapun penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya belum bisa diinformasikan lebih lanjut.

"Senpi bapaknya. Bapaknya kan Perbakin. Sementara belum bisa dishare karena Kasat Reskrim sedang olah TKP. Saya belum bisa mendahului. Nanti lah yah, beliau lagi sibuk," katanya. 

Sementara itu pantauan di Ruang Pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang, sampai saat ini keluarga korban masih dimintai data. Tim dari Polres Metro Tangerang juga telah tiba di lokasi.(*)

Menurut Kasubag, dirinya juga telah meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Saya tadi ngecek ke TKP sama Pak Kapolres. Pagi saya udah di sana," jelasnya. 

Kasubag memastikan korban tewas karena aksi bunuh diri, dengan menembakan senjata api milik ayahnya. Adapun penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya belum bisa diinformasikan lebih lanjut.

"Senpi bapaknya. Bapaknya kan Perbakin. Sementara belum bisa dishare karena Kasat Reskrim sedang olah TKP. Saya belum bisa mendahului. Nanti lah yah, beliau lagi sibuk," katanya. 

Sementara itu pantauan di Ruang Pemulasaran RSUD Kabupaten Tangerang, sampai saat ini keluarga korban masih dimintai data. Tim dari Polres Metro Tangerang juga telah tiba di lokasi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved