Breaking News:

Tribun Gowa

Kesaksian Warga Terkait Orangtua Bocah Korban Pesugihan di Gowa Sering Kesurupan

Kejadiaanya, di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
suasana batok kelapa berserakan yang tak jauh dari rumah AP korban pesugihan oleh orangtuanya di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang diduga menjadi korban pesugihan, berinisial AP (6) oleh orangtuanya, kakek dan paman masih berlanjut. 

Kejadiaanya, di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Empat pelaku telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Gowa

Mereka ialah ayah dan ibu korban, yakni Taufiq dan Hasniati dan paman serta kakek korban yang bernama Udin Sauddin, dan Barrisi. 

Mereka diduga sering berkumpul secara tertutup. 

Bahkan dugaan ritual dengan cara melakukan pengobatan alternatif kepada seorang dukun dengan meminum air kelapa, hingga empat orang itu tak sadarkan diri dan berhalusinasi. 

Seorang warga sekitar, Muis, mengatakan, ia kerap melihat Taufiq dan Hasniati minum air kelapa. 

Setelah itu, pasangan suami-istri (Pasutri) diduga kehilangan kesadaran. 

"Dia memang sering minum air kelapa tapi keadaan tak sadar. Iya biasa mamanya korban juga begitu. Bapaknya juga. Iya (tidak sadar)," katanya, Jumat (10/9/2021). 

Hal itu diperkuat dengan temuan adanya ratusan batok kelapa terbungkus dedaunan yang ditemukan polisi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved