Breaking News:

Tribun Gowa

Kesaksian Kepala Lingkungan Lembang Panai Terkait Bocah Korban Pesugian di Gowa

Kepala lingkungan Lembang Panai, Massuraya Daeng Bella mengaku menyaksikan kejadian yang dialami bocah perempuan berinisial AP (6).

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Sudirman
ist
Kepala lingkungan Lembang Panai, H Massuraya Daeng Bella 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Kepala lingkungan Lembang Panai, Massuraya Daeng Bella mengaku menyaksikan kejadian yang dialami bocah perempuan berinisial AP (6).

Bocah AP merupakan tumbal pesugihan kedua orangtuanya, paman dan kakeknya.

Massuraya Daeng Bella mengatakan, saat itu, ia baru saja pulang dari pemakaman kaka AP yang meninggal dunia.

"Saya pulang dari kuburkan kakaknya. Datang Bayu mengatakan cepat ki Pak Lingkungan, nabunuh anaknya Acce," kata H Bella, Kamis (9/9/2021).

Mereka langsung berlari ke rumah AP. Setibanyan di rumah korban, orang-orang yang berada disekitar takut masuk untuk menolong AP. 

"Setelah sampai di dalam saya lihat baik-baik dulu. Bapaknya pegang kepalanya, neneknya itu Barrisi pegang kakinya sandar ke belakang. Nah, ini mamanya cungkil matanya," jelasnya. 

Dirinya sempat menegur perbuatan keji satu keluarga, paman, ibu, bapak dan kakeknya untuk tidak melakukan perbuatan itu. 

Dari percakapan mereka, pihak keluarga mengaku bahwa ada sesuatu benda yang ada di dalam bola mata korban. 

Sehingga mereka hendak mencungkil mata sebelah kanan korban hingga mengalami pendarahan serius.

Bahkan  ia sempat terlibat aksi dorong saat dia berusaha merampas korban dari perilaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved