Breaking News:

Tribun Bulukumba

Sekwan Bantah Reses Anggota DPRD Bulukumba Fiktif

Dari total 40 anggota DPRD, 36 di antaranya telah melakukan pengembalian dengan total anggaran Rp 963 juta.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bulukumba, H Abdul Rahman, angkat bicara terkait temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bulukumba, H Abdul Rahma, angkat bicara terkait temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Pasalnya BPK menemukan adanya reses fiktif, yang diduga terjadi DPRD Kabupaten Bulukumba.

Meski demikian, dia mengaku jika telah melakukan pengembalian ke kas daerah.

Dari total 40 anggota DPRD, 36 di antaranya telah melakukan pengembalian dengan total anggaran Rp 963 juta.

Itu berdasarkan temuan BPK, terkait adanya kerugian negara tersebut pada Mei 2021 lalu.

"Jadi ada pengertian yang berbeda antara BPKP dan DPRD mengenai reses. Namun kita tidak bisa berbuat banyak karena kita diatur dalam regulasi," jelasnya, Kamis (9/9/2021).

Rahman mengatakan, jika pada Tahun 2020 lalu reses anggota DPRD terbagi dalam tiga masa sidang.

Yakni sidang Sisa Perhitungan (Silpa), APBD pokok dan Perubahan, atau disetiap empat bulan sekali.

Hanya saja dalam perjalanannya, pandemi corona melanda, sehingga mengumpulkan banyak orang dilarang oleh pemerintah.

Namun mereka tetap melakukan kunjungan seperti temu konstituen, kunjungan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sebagainya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved