Breaking News:

Tribun Sulsel

Pemprov Sulsel Rapel Insentif Tenaga Kesehatan 4 Bulan

BKAD telah mentransfer Rp 12 miliar untuk pembayaran insentif di Januari hingga April.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
dok pribadi
Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah BKAD Sulsel, Salehuddin 

"Dihitung per jam, itu tertuang dalam KMK nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19," ujarnya.

Anggaran insentif nakes daerah (Innakesda) bersumber dari refocusing 8 persen DAU/DBH tahun anggaran 2021.

Nakes yang mendapatkan insentif dan santunan kematian adalah dokter spesialis, dokter, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja di Fasyankes.

Adapun besaran insentif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit setinggi-tingginya, dokter Spesialis Rp 15 juta, dokter umum dan gigi Rp 10 juta.

Bidan dan perawat Rp 7,5 juta, tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Sementara itu insentif untuk tenaga kesehatan di KKP, BTKL-PP, dan BBTKL-PP, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, puskesmas dan laboratorium yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan setinggi-setingginya sebesar Rp 5 juta.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved