Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PON XX Papua

Tim Pencak Silat Sulsel Fokus ke Mental dan Strategi Tanding

Pelaksanaan PON XX Papua tak lama lagi. Pencak silat Sulsel menyertakan lima atlet yang turun di lima kelas berbeda. 

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Latihan pencak silat Sulsel jelang PON XX Papua 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tak lama lagi. Tersisa kurang dari sebulan.

Cabang olahraga pencak silat Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mematangkan persiapan.

Pencak silat menyertakan lima atlet yang turun di lima kelas berbeda. 

Di kelas B putra 54 kilogram, Sulsel menurunkan A Muh Idham Asyhary. Di kelas C putra 55 kilogram ada nama Muhammad Yusuf Hanas.

Kemudian di kelas D putra 60-65 kilogram ada Hamry, di kelas F putra 70-75 kilogram ada Saiful. Lalu di kelas D putri 65 kilogram ada nama Ria Hasyim.

Pelatih pencak silat, Andi Irsan Anwar mengatakan, persiapan atlet jelang PON XX Papua kini difokuskan pada mental bertanding dan strategi dalam pertandingan.

"Kita lebih banyak penekanan ke mental pertandingan dan strategi pertandingan," katanya kepada tribun-timur.com, Rabu (8/9/2021).

Namun, tetap melakukan latihan teknik. Fisik dan stamina atlet pun sudah baik setelah melewati beberapa tahapan tes. Sisa harus dijaga.

"Sudah tidak terlalu banyak latihan fisiknya, sisa  teknik dan penerapan strategi bertanding," ucapnya.

Sejauh ini pun tak ada kendala berarti yang bisa mengganggu persiapan atlet.

Namun, jadi kekhawatiran adalah ketika keberangkatan ada atlet yang positif Covid-19. Tentu otomatis tidak bisa disertakan ke Covid-19.

"Itu mungkin jadi kekhawatiran kami, sehingga kami meminta atlet menjaga imun dan protokol kesehatan," tuturnya. 

Termasuk, kata dia, membatasi pergerakan atlet. Mereka dilarang keluar dari tempat pemusatan latihan jika tak ada hal penting.

"Kami akan berusaha tetap patuhi protokol kesehatan sehingga terhindar dari Covid-19. Atlet diminta tetap di hotel tempat pemusatan latihan jika tak ada kepentingan. Latihan baru keluar lagi," ucapnya.

Lanjut Andi Irsan, pola makan atlet pun telah terjamin. Satgas PON Sulsel memperhatikan penuh gizi dan nutrisi atlet. Termasuk diberikan suplemen dan vitamin.

Di PON XX Papua, ia target lima kelas diikuti oleh pencak silat Sulsel bisa mampu mendulang medali.

"Kami optimis lima kelas yang diikuti punya peluang untuk meraih medali. Insya Allah kami berusaha dan meminta doa dukungan semua pihak, sehingga prestasi di Papua nantin lebih bagus dibanding di Jawa Barat," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved