Breaking News:

Tribun Pinrang

THR dan Gaji 13 ASN Pinrang 'Disunat', Ombudsman Sulsel Lakukan Penyelidikan dan Respon Pelapor

Kasus tersebut sudah pada tahap permintaan pendapat pelapor atas jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pinrang.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
THR dan Gaji 13 ASN Pinrang 'Disunat', Ombudsman Sulsel Lakukan Penyelidikan dan Respon Pelapor
ist
ilustrasi

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) THR dan gaji 13 ASN di Kabupaten Pinrang masih terus bergulir di Ombudsman Sulsel.

Kasus tersebut sudah pada tahap permintaan pendapat pelapor atas jawaban dari Pemerintah Kabupaten Pinrang.

Diketahui ada dua instansi yang terlapor yaitu Dinas Pendidikan dan BKUD Kabupaten Pinrang.

Hal itu dikatakan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer, saat dikonfirmasi, Rabu, (08/09/2021) malam.

Dikatakannya, setelah menerima surat klarifikasi dari terlapor, kini pihaknya sisa menunggu respon dari pelapor.

"Kasusnya sudah pada tahap menunggu respon dari pihak pelapor. Kami telah mengirimkan surat permintaan tanggapan kepada pelapor atas jawaban dari Pemkab Pinrang (Disdik & BKUD)," kata Subhan saat dikonfirmasi, Rabu, (08/09/2021) malam.

Dalam surat permintaan tanggapan tertulis jika pihak Ombudsman Sulsel telah melakukan permintaan klarifikasi langsung kepada Inspektorat juga BKUD Pinrang.

Hasilnya, pembayaran gaji 13 dan THR tahun 2022 bakal dikirim secara langsung melalui rekening dan tidak lagi melakukan pembayaran tunai melalui kas bendahara pengeluaran SKPD.

"Janji Pemkab Pinrang seperti itu, akan mentransfer langsung ke rekening penerima," bebernya.

Subhan mengungkapkan penyelesaian dari laporan yang masuk itu akan bergantung dari keputusan pelapor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved