Breaking News:

Tribun Enrekang

Susahnya Akses Menuju Desa Pariwang Enrekang, Lewati 7 Sungai dan Terisolir Jika Hujan Deras

Selain keluhan kendala mobilitas hasil pertanian, masyarakat juga mengeluhkan jika ada pasien yang harus dirujuk dan tiba-tiba akses terputus.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M AZIS ALBAR
Akses jalan menuju Desa Pariwang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Rabu (8/9/2021). Kendaraan harus melewati sungai saat ingin menuju ke desa tersebut. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Masyarakat Desa Pariwang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan mengalami kesulitan saat musim hujan.

Pasalnya, akses utama menuju desanya yakni Maroangin-Pariwang selalu terputus saat hujan deras.

Sebab, aliran sungai akan sangat deras dan membuat jalan tak bisa dilalui kendaraan.

Dietahui, akses jalan ke Desa Pariwang memang harus melintasi beberapa sungai tanpa jembatan.

Hal ini membuat masyarakat Desa Pariwang terisolir. Tidak bisa ke kota saat musim hujan.

Kondisi ini sudah sejak lama dirasakan masyarakat Desa Pariwang.

Untuk keluar dari permasalahan tersebut masyarakat sangat butuh jembatan.

Kepala Desa Pariwang, Yusuf Usman mengatakan masyarakat Desa Pariwang memang sangat membutuhkan jembatan.

Itu agar mobilitas masyarakat yang dominan berkerja sebagai penyadap gula aren ini sangat kesulitan membawa gula merahnya untuk dijual di pasar.

Selain gula, masyarakat masyarakat Desa Pariwang juga hidup dari hasil pertanian seperti cengkeh, kemiri dan rotan. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved