Breaking News:

Tribun Makassar

FOTO; Primaya Hospital Miliki Alat MRI Periksa Organ Tubuh

Pasien menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Ruang Radiologi Primaya Hospital Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (8/9/2021).

Penulis: Sanovra Jr | Editor: Sudirman
FOTO; Primaya Hospital Miliki Alat MRI Periksa Organ Tubuh - pasien-menjalani-pemeriksaan-mri-di-ruang-radiologi-primaya-hospital-jl-urip-sumoharjo-1.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Pasien menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Ruang Radiologi Primaya Hospital Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (8/9/2021). Primaya Hospital menyediakan alat MRI untuk pemeriksaan medis terhadap organ tubuh dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.
FOTO; Primaya Hospital Miliki Alat MRI Periksa Organ Tubuh - pasien-menjalani-pemeriksaan-mri-di-ruang-radiologi-primaya-hospital-jl-urip-sumoharjo-2.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Pasien menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Ruang Radiologi Primaya Hospital Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (8/9/2021). Primaya Hospital menyediakan alat MRI untuk pemeriksaan medis terhadap organ tubuh dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.
FOTO; Primaya Hospital Miliki Alat MRI Periksa Organ Tubuh - pasien-menjalani-pemeriksaan-mri-di-ruang-radiologi-primaya-hospital-jl-urip-sumoharjo.jpg
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA
Pasien menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Ruang Radiologi Primaya Hospital Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (8/9/2021). Primaya Hospital menyediakan alat MRI untuk pemeriksaan medis terhadap organ tubuh dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasien menjalani pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Ruang Radiologi Primaya Hospital Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (8/9/2021).

Primaya Hospital menyediakan alat MRI untuk pemeriksaan medis terhadap organ tubuh dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.

MRI dilakukan untuk mendapatkan hasil gambar organ, tulang maupun jaringan pada tubuh secara detail karena gambar yang dihasilkan berbentuk tiga dimensi (3D).

Hasilnya Alat ini akan digunakan dokter untuk membantu mendiagnosis suatu penyakit ataupun memantau proses pengobatan yang sedang berlangsung. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved