Breaking News:

Tribun Sinjai

Sudah 10 Hari Jalan Poros Botolempangan Sinjai-Palampang Bulukumba Dibiarkan Tertutup Longsor

Jalan Poros Provinsi yang berada di Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat dan Bolalangiri, Kecamatan Sinjai Borong-Palempeng, Bulukumba

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Warga berusaha lintasi tanah longsor tutup badan jalan poros Botolempangan-Bontokatute, Sinjai-Bulukumba 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI BORONG- Jalan Poros Provinsi yang berada di Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat dan Bolalangiri, Kecamatan Sinjai Borong-Palempeng, Bulukumba masih tertutup tanah longsor,  Selasa (7/9/2021).

Sudah 10 hari jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba, Sinjai dan Malino, Kabupaten Gowa ini tertimbun tanah longsor.

Badan jalan mulai tertutup tanah longsor sejak 28 Agustus lalu hingga saat ini belum dibuka aksesnya.

Masyarakat tengah kesulitan untuk melintasi jalan tersebut.

Sebab seluruh badan jalan tertutup tanah longsor yang sangat labil berlumpur.

Ada tujuh titik tanah longsor yang menutupi badan jalan ini.

Sejumlah pengendara sepeda motor tetap memaksakan diri untuk melintasi jalan itu meski sangat berisiko sebab tanah sangat labil.

Pengendara sepeda motor harus mengangkat atau mendorong saling membantu sesama pengendara agar tetap bisa melintasinya.

Atas kondisi jalan tersebut, Komisi III DPRD Sinjai memanggil Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sinjai untuk mendengarkan masalah yang dihadapi sehingga seluruh material tanah longsor tidak dibersihkan.

" Ini banyak keluhan pak soal tanah longsor yang putus poros Botolempangan, Bontokatute, Munte-Bulukumba dan ada juga tiang listrik berdiri di tengah jalan," tanya anggota Komisi III DPRD Sinjai, Musawir kepada Dinas PU Sinjai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved