Breaking News:

Tribun Maros

Masih Banyak Ibu Hamil di Maros Takut Vaksin, PKK Maros Genjot Sosialisasi

 Kegiatan ini dilaksakan di Aula Kantor Camat Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Suasana pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Maros, Selasa (07/09/21). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Maros kini mulai mencanangkan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, Selasa (07/09/21).

 Kegiatan ini dilaksakan di Aula Kantor Camat Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pencanangan dan sosialisasi itu dipimpin langsung Ketua TP PKK Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir.

Ulfiah mengatakan, vaksinasi bagi ibu hamil ini merupakan perlindungan awal dari bahaya paparan covid-19. 

"Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan khususnya pada kehamilan antara 13 sampai 33 minggu," katanya. 

Ia berharap ibu hamil bisa melalui masa kehamilannya sampai dengan melahirkan nanti selamat dari ancaman covid-19.

Ia memaparkan, ada tiga hal yang menjadi penyebab rendahnya cakupan vaksinasi pada ibu hamil sesuai survei lapangan.

Yang paling sering terjadi adalah ibu hamil takut divaksin. 

"Kedua, ada beberapa ibu hamil yang berani dan mau divaksin lalu datang ke pusat vaksin, sampai di sana, petugasnya yang takut sehingga Ibu hamilnya disuruh pulang," terangnya.

Faktor ketiga, kata Ulfiah, ibu hamil mau ikut vaksinasi, tapi dilarang oleh suami.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, maka sangat penting untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil, terkait pemerintah yang sudah membolehkan vaksinasi untuk ibu hamil.

"Saat ini ibu hamil boleh mengikuti vaksinasi covid-19 tentunya sesudah menjalani pemeriksaan dokter dan dinyatakan memenuhi syarat," jelasnya.

Pengawasan dokter dalam hal ini didampingi oleh perkumpulan obstetri dan ginekologi indonesia (POGI) harus terus dilakukan sesudah ibu hamil menerima vaksin covid-19.

“Mudah-mudahan dengan kerja keras dan kerja sama yang bagus kita mampu mencapai target ini, sehingga dapat memutus mata rantai covid-19 yang saat ini melanda di negeri kita khususnya Kabupaten Maros.” Tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Camat Maros Baru, Andi Wandi  Patabai, Kepala Desa dan Pengurus PKK Se-Kecamatan Maros Baru.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved