Breaking News:

Nelayan Hilang

Cerita Nur Aini Sebelum Ayahnya Hilang Saat Menjaring Ikan di Pantai Matene

Seorang nelayan di Pantai Matene, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Abu Bakar dilaporkan hilang saat menjaring kepiting.

Penulis: Darullah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Nur Aini (46) anak bungsu Abu Bakar (71), seorang nelayan yang dikabarkan hilang pada saat menjaring kepiting 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Seorang nelayan di Pantai Matene, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Abu Bakar dilaporkan hilang saat menjaring kepiting.

Anak Abu Bakar, Nur Aini (46) berharap ayahnya ditemukan meskipun dalam kondisi tak bernyawa.

"Harapan saya, bapak saya bisa segera ditemukan," ujarnya saat ditemui Tribuntimur.com, Selasa (7/9/2021).

"Besar harapan saya bapak bisa ditemukan meskipun dalam kondisi telah dipanggil oleh Allah, saya ihlas," ucapnya.

Nur Aini mengaku tak punya perasaan buruk terhadap ayahnya sebelum berangkat mencari kepiting.

Apalagi ia tidak meninggalkan pesan kepada keluarganya.

"Sebelum bapak hilang, ia juga tidak berpesan apa-apa," ungkapnya.

Hingga saat ini, tim Sar Gabungan yang dibantu oleh masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian terhadap korban.

Kronologi

Abu Bakar dikabarkan hilang sekitar pukul 13.30 Wita di Pantai Matene, Selasa (6/9/2021).

Seperti biasanya saat ini pergi mencari kepiting, ia selalu kembali sebelum shalat Ashar.

Tapi hingga malam hari, Abu Bakar tidak kunjung pulang ke rumahnya.

Sehingga Nur Aini langsung meminta bantuan kepada warga untuk mencari ayahnya.

Hingga saat ini Tim Sar Gabungan bersama masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian di perairan Pantai Matene, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau.

Laporan kontributor Tribuntimur.com, Darullah, @uull_darullah.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved