Breaking News:

Tribun Gowa

Cegah Peningkatan Angka Stunting, PKK Gowa dan IDI Gelar Webinar Kesehatan

Saat ini berbagai kegiatan dan program telah dilakukan dalam upaya penurunan dan pencegahan angka stunting.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemkab Gowa
Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gowa menggelar Webinar Kesehatan Cegah Stunting, Ciptakan Generasi Cerdas, Aktif dan Produktif secara virtual, Selasa (7/9/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gowa menggelar Webinar Kesehatan Cegah Stunting, Ciptakan Generasi Cerdas, Aktif dan Produktif secara virtual, Selasa (7/9/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan bahwa webinar kesehatan ini sebagai komitmen TP PKK Kabupaten bersama IDI Gowa dalam upaya pencegahan peningkatan angka Stunting di wilayah Kabupaten Gowa.

"Oleh karena itu pada hari ini bersama IDI berkomitmen untuk ikut mengedukasi para ibu utama para kader posyandu dan TP PKK yang mana mereka itu yang turun di masyarakat yang tiap hari harus menjadi lini terdepan dalam mengidentifikasi Stunting," katanya dalam keterangan tertulisnya ke tribun-timur.com.

Istri Bupati Gowa ini menuturkan penanganan stunting bukan hanya tugas TP PKK

Tetapi penanganan stunting adalah tugas bersama butuh keterlibatan semua stakeholder. 

Dikatakan, saat ini berbagai kegiatan dan program telah dilakukan dalam upaya penurunan dan pencegahan angka stunting.

"Stunting bukan hanya tugas PKK saja, tetapi memang  memang harus masif. Intinya jika semua ibu melahirkan anak-anak itu bisa tereduksi dengan baik bagaimana caranya mencegah anak tersebut agar tidak stunting dan berkembang secara optimal maka seharusnya sudah tidak ada lagi stunting di Kabupaten Gowa," ujarnya.

Menurut bunda PAUD Kabupaten Gowa ini, penanganan stunting perlu dilakukan karena ini memiliki dampak yang buruk bagi tumbuh kembang anak, baik ilmu pengetahuan, mental maupun tingkat kecerdasan tidak akan tumbuh dengan optimal.

"Selain itu, anak-anak yang terkena stunting lebih mudah mendapatkan permasalahan dan lebih gampang terkena kekerasan, terpapar pornografi, terpapar menjadi begal dan bahkan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang baik," jelasnya.

Berkat beberapa usaha dan program kegiatan pencegahan stunting, dirinya menambahkan bahwa saat ini angka stunting di Kabupaten Gowa terus mengalami penurunan yaitu sudah di angka 3,98.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved