Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bisnis

25 Peserta Unjuk Kemampuan Rias Pengantin di Artchipelago PiPo

Event Artchipelago Indonesian Contemporary Art & Fashion Journey menghadirkan berbagai item acara di Atrium London Phinisi Point (PiPo).

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Artchipelago PiPo
Aktivitas Lomba MUA bekerjasama Ergas Entertainment di Artchipelago PiPo, Jl Metro Tanjung, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (7/9/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Event Artchipelago Indonesian Contemporary Art & Fashion Journey menghadirkan berbagai item acara di Atrium London Phinisi Point (PiPo), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan.

Event berlangsung hingga 12 September 2021 mendatang.

Berbagai item acara dihadirkan setiap harinya. 

Untuk hari ini, Selasa (7/9/2021), panitia menggelar Lomba MUA bekerjasama Ergas Entertainment.

Tema yang dilombakan ialah Baju Pengantin Adat Nusantara.

Sebanyak 25 peserta unjuk kemampuannya menampilkan bakat terbaiknya dalam merias pengantin.

Mereka dinilai empat juri, yakni H Yoenan Rumah Pengantin, Dina dari MUA Jakarta, Calvin Juara I Tata Rias Pengantin Nusantara 2018/2019 dan Maya LT Pro Supervisor Promotor Sulselbar.  

Menurut H Yoenan Salon, penilaian lomba ini 50 persen Makeup, 30 persen pakaian, 20 persen Catkwalk. 

"Nantinya pemenang akan membawa trophy dan uang tunai hingga hadiah menarik lainnya disponsori LT pro, H Yunan rumah pengantin, Calvin make up," katanya, Selasa (7/9/2021).

Lomba Membatik

Item lainnya ialah kegiatan membatik dari PKK Sulawesi Selatan bersama Dharma Wanita Kabupaten Enrekang.

Diikuti 14 beserta dari berbagai daerah.

Pelatihan yang diberikan berupa kreasi jilbab shibori.

Selain itu, peserta turut dilatih membuat deterjan cair juga parfum laundry. 

"Untuk pelatihan ini dihadiri Ibu Bupati Enrekang, Sekda dan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Enrekang," kata Marcoom Event Phinisi Point, Andi Arie Jalante.

Sementara itu, Sekertaris I TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Zulfitriany D Mustaka menambahkan, Educational Farm ini bentuk dukungan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi.

"Nantinya mereka akan kembali ke daerah untuk menggiatkan kegiatan produktif di kecamatan di  Kabupaten Enrekang," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved