Breaking News:

Tribun Wajo

Inovasi Venemerator Budidaya Udang Vename di Kabupaten Wajo Dapat Penghargaan

Wakil Bupati Wajo, Amran, yang menerima penghargaan itu langsung dari Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
handover
Wakil Bupati Wajo, Amran, menerima piagam penghargaan langsung dari Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, untuk Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021, Senin (6/9/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten Wajo kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Sulawesi Selatan.

Inovasi vanemerator untuk pembudi daya udang vaname Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, menyabet piagam penghargaan pada Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021.

Piagam penghargaan yang ditujukan sebagai apresiasi untuk kabupaten/kota inovatif di Sulawesi Selatan (Sulsel) itu berlangsung di ruang rapat pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (6/9/2021).

Wakil Bupati Wajo, Amran, yang menerima penghargaan itu langsung dari Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Amran berharap bahwa inovasi ini senantiasa memberikan manfaat untuk masyarakat.

"Tentunya kita mengharapkan inovasi yang ada hari ini dapat memberikan nilai manfaat serta rasa nyaman kepada masyarakat Kabupaten Wajo," kata Amran.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, Nasfari, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah untuk mendukung mewujudkan program kerja Pemerintah Kabupaten Wajo periode 2019-2024.

"Inovasi vanemator ini bertujuan untuk mendukung pengembangan udang vaname di Wajo, di mana dua tahun sebelumnya dari 14 ribu lahan tambak yang kita miliki 98 persen di antaranya digunakan untuk budi daya bandeng dengan rata-rata produksi 18 juta sekali panen," katanya.

Hal itu juga bisa berdampak pada upaya Pemkab Wajo mewujudkan peningkatan per kapita masyarakat menjadi Rp60 juta per tahun.

Nasfari menyebutkan, dengan budi daya udang vaname ini, pendapatan masyarakat bisa bertambah menjadi Rp35 juta sekali panen.

Dua tahun lalu, pengembangan budi daya udang vaname hanya berkisar 300 hektare, kendalanya bibit udang banyak yang mati karena kekurangan oksigen.

"Dengan adanya inovasi vanemator yang berfungsi sebagai penyuplai oksigen ke dalam air, luas budi daya udang vaname bertambah menjadi 2.000 hektare," katanya.

Sekadar diketahui, pada Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 ini, Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Bantaeng sama-sama meloloskan 5 inovasi.

Lalu Kota Makassar 2 inovasi, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) 2 inovasi, Barru 2 inovasi, Pinrang 2 inovasi, dan Soppeng 2 inovasi. 

Kemudian Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Selayar, Pangkep, Sidrap, Wajo, Bone, dan Kota Parepare masing-masing mampu meloloskan satu inovasinya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved