Breaking News:

Pemkot Tarakan-Politeknik ATIM Sepakat Jalin Kerja Sama Program Setara D1

"Kerja sama ini juga sebagai bentuk pengabdian Politeknik ATI Makassar dengan mengembangkan kompetensi masyarakat di Kota Tarakan,"kata Basri.

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Waode Nurmin
Dok Pemkot Tarakan
Pemerintah Kota Tarakan dan Politeknik ATI Makassar sepakat menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan dan pengembangan program pendidikan setara D1 vokasi industri. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TARAKAN- Pemerintah Kota Tarakan dan Politeknik ATI Makassar sepakat menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan dan pengembangan program pendidikan setara D1 vokasi industri.

Hal tersebut disepakati dalam Memorandum of Understanding yang ditandatangani Wali Kota Tarakan Khairul dan Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan, Sabtu (4/9/2021).

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Pembantu Direktur III Politeknik ATI Makassar Arminas, Kepala Subbagian Administrasi Umum dan Keuangan M Yasin, dan sejumlah jajaran Wali Kota Tarakan .

Kerja sama ini juga sebagai tindak lanjut dari kunjungan Wali Kota Tarakan Khairul di Kampus Politeknik ATI Makassar pada 24 Agustus 2021 lalu.

Basri menjelaskan, ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pengembangan pendidikan vokasi untuk mendukung industri nasional berkelanjutan melalui penyelenggaraan program pendidikan setara D1 berbasis kompetensi dan bidang relevan lainnya.

Hal tersebut juga untuk mendukung percepatan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepemimpinan Wali Kota Khairul.

"Kerja sama ini juga sebagai bentuk pengabdian Politeknik ATI Makassar dengan mengembangkan kompetensi masyarakat di Kota Tarakan,"kata Basri.

Basri juga menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Alumni (IKA) ATIM Korwil Kalimantan Utara yang turut menfasilitasi kerja sama ini.

Sementara itu, Wali Kota Khairul dalam keterangan persnya menyampaikan, kerja sama yang digagas bersama Politeknik ATI Makassar sebagai upaya agar tenaga kerja di Kota Tarakan bisa bersaing di dunia industri.

Setelah penandatanganan MoU ini, pihaknya akan segera mengindetifikasi kompetensi yang dibutuhkan bersama dengan seluruh stakeholder di bidang industri yang ada di Tarakan.

"Kami berharap program ini bisa terlaksana pada 2022 mendatang,"katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved