Breaking News:

PON XX Papua

Jelang PON Papua, Tim Karate Sulut Jajal Kekuatan Tim Karate Sulsel

Simulasi pertandingan tim karate Sulut dan Sulsel berlangsung di gedung Dojo Inkanas Sulsel di Jl DR Ratulangi, Kota Makassar

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI ANWAR
Simulasi pertandingan tim karate Sulut dan Sulsel berlangsung di gedung Dojo Inkanas Sulsel di Jl DR Ratulangi, Kota Makassar, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim karate Sulawesi Utara (Sulut) menjajal kekuatan tim karate Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam simulasi pertandingan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober mendatang.

Simulasi pertandingan tim karate Sulut dan Sulsel berlangsung di gedung Dojo Inkanas Sulsel di Jl DR Ratulangi, Kota Makassar, Sabtu (4/9/2021). 

Pelatih tim karate Sulsel, Mursalim Badoo mengaku bersyukur kedatangan tim karate PON Sulut untuk simulasi pertandingan bagi anak asuhnya.

Meski hanya dua atlet Sulut yang dibawa, menurut dia ini sudah lebih dari cukup.

Mengingat terpenting dalam simulasi pertandingan ini adalah  mengukur sejauh mana kemampuan dari para atlet, baik atlet Sulsel maupun Sulut.

“Simulasi untuk melihat sejauh mana kemampuan atlet, saling memberikan masukan antar kedua provinsi. Termasuk ada masukan dan koreksi dari dewan wasit terkait hal yang harus diperhatikan ketikan pertandingan,” katanya saat ditemui usai simulasi.

Menurut Mursalim pada simulasi tanding tadi, daya tahan atlet ingin dilihat. Apakah mampu konsisten menjaga performa untuk bertahan selama tiga menit.

Namun, tampak atlet daya tahannya berkurang. Bukan karena tidak siap, melainkan mungkin kelelahan setelah latihan kemarin, lalu bertanding pagi ini.

“Ke depan sudah bisa kami ukur, terutama simulasi dari kata beregu putri dan kumite. Yang mau kita lihat di sinikan daya tahan. Kalau  teknik urusan belakang, kalah menang tidak ada urusan, yang penting mereka bisa menjaga kemampuan dalam  waktu 3 menit dengan stabil, itu sudah bagus,” tuturnya.

Pada PON Papua mendatang, tim karate Sulsel menargetkan tiga medali emas.

Sementara Ketua Forki Sulut, Paul Nelwan mengatakan simulasi tanding dengan tim karate Sulsel sudah luar biasa.

“Bagi kami Sulut, ini hikmah luar biasa. Bisa berlatih walau hanya dua atlet kami. Ini bisa menambah wawasan di dalam simulasi ini,” sebutnya.

Menurut dia, banyak yang harus diperbaiki bagi atlet karate Sulut. Tak lupa ia menyampaikan terima kasih  kepada seluruh pihak yang memberikan kesempatan untuk berlatih bersama tim karate Sulsel.

"Terima kasih kepada dewan wasit dan pelatih telah memberikan kesempatan. Di karate ini kita ketahui Sulsel punya atlet hebat, kita juga harus belajar kepada yang lebih mengerti dan lebih tahu. Banyak harus diperbaiki. teman dari Sulsel bagus,” ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved