Breaking News:

TRENDING Twitter Petisi Boikot Saipul Jamil dari TV & YouTube, Ini Alasannya

Netizen ramai mengajak menandatangan petisi di laman change.org untuk Boikot Saipul Jamil dari TV nasional dan YouTube.

Editor: Sakinah Sudin
Tribunnews.com/ Herudin
Kebebasan Saipul Jamil dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur pada Kamis (2/9/2021) menuai kontroversi (Tribunnews.com/ Herudin) 

Sampai saat ini, petisi tersebut telah mendapat 42.055  tanda tangan online.

Dalam keterangan petisi yang dibuat oleh Lets Talk and enjoy itu, memuat informasi vonis hukuman yang dijatuhkan pada Saipul tahun 2016, serta perjalanan kasusnya.

"Pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil.

Kala itu, hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya, dan korban saat itu masih usia dini," demikian bunyi bagian awal petisi tersebut.

"Vonis 3 tahun itu diperberat di tingkat banding. Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara," isi keterangan dalam petisi itu, dilansir dari artikel Kompas.com berjudul Muncul Seruan Boikot Saipul Jamil, Ini Alasannya.

Lebih lanjut, keterangan dalam petisi itu menyoroti sambutan meriah yang diberikan pada Saipul ketika bebas dari lapas.

Seperti diketahui, resmi meninggalkan Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021).

Ketika bebas, Saipul disambut dengan meriah, dan diberikan kalung bunga.

Tidak itu saja, kabar bebasnya Saipul juga seperti sudah dinantikan dengan banyak munculnya tawaran kerja, termasuk merilis lagu baru.

"Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak diusia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma," isi petisi tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved