Breaking News:

Tribun Wajo

Senin 6 September Pemkab Wajo Mulai Gelar Sekolah Tatap Muka

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menyusun petunjuk teknis pelaksanaan PTM di tingkat TK, SD, maupun SMP sederajat itu.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Faisal. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung di Kabupaten Wajo, akan dilakukan mulai Senin (6/9/2021) mendatang.

Keputusan itu diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo pasca terbitnya SE Gubernur Sulsel nomor 420/8439/Disdik tentang PTM di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, perkembangan penetapan zona berdasarkan zonasi risiko, Kabupaten Wajo saat ini sudah berstatus zona oranye dan juga hasil assesment Kemenkes RI pada kriteria level 3.

"Insya Allah, mulai Senin (6/9) nanti. Semua sekolah sebenarnya sudah siap. Mulai dati penyediaan pengukur suhu, hand sanitizer, jarak bangku, kita sudah atur dan siap," kata Kadisdikbud Wajo, Faisal, Jumat (3/9/2021).

Menurutnya, saat ini pihaknya masih menyusun petunjuk teknis pelaksanaan PTM di tingkat TK, SD, maupun SMP sederajat itu.

Namun, Faisal menyebutkan, secara umum para siswa tersebut setidaknya hanya akan berada di lingkungan sekolah selama 9 jam per pekannya.

"Aturannya, itu tidak semua peserta didik akan bersamaan dan tidak tiap hari. Sehari itu hanya 3 jam pelajaran, dan sepekan itu peserta didik hanya 3 kali ke sekolah, selang-seling," katanya.

Bila di masa normal jumlah peserta didik tingkat SD sederajat bisa mencapai 28 orang dalam satu kelas, pada masa pandemi ini akan dibatasi minimal 30% dan maksimal 50%.

Untuk SMP sederajat, di masa normal biasanya bisa mencapai 32 orang dalam satu kelas, pada masa pandemi ini dibatasi minimal 30% dan maksimal 50%.

Faisal menambahkan, tidak semua guru pun diizinkan datang ke sekolah mengajar.

"Kalau belum divaksin, kita larang ke sekolah. Bisa mengajar melalui daring. Termasuk pegawai tata usaha sekolah, apabila belum divaksin tetap bekerja dari rumah," katanya.

Hal itu pun nyaris serupa bagi peserta didik. Apabila ada peserta didik yang tidak mendapatkan surat izin dari orang tua untuk mengikuti PTM, maka peserta didik tersebut tetap wajib mengikuti pelajaran via daring.

Sejauh ini, proses vaksinasi Covid-19 terus digenjot di Kabupaten Wajo untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd imunity.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo mencatat, sudah ada 69.873 orang menerima vaksin dosis pertama atau 23.23% dari jumlah sasaran 300.814 orang.

Lalu, sudah ada 36.459 yang menerima dosis kedua atau 12.09%.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved