Breaking News:

Tribun Toraja Utara

Insentif Semakin Berkurang, Nakes RSUD Pongtiku Toraja Utara Resah

A, salah satu nakes di rumah sakit tersebut mengatakan, sejak awal pandemi insentif yang mereka terima mencapai Rp 4 juta. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
RSUD Pongtiku Toraja Utara, Buntu Mepaken, Kecamatan Tallunglipu, (foto RSUD Pongtiku) 

TRIBUNTORAJA.COM,RANTEPAO - Tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Pongtiku Toraja Utara keluhkan besaran insentif yang kini mereka terima, Jumat (3/9/2021).

A, salah satu nakes di rumah sakit tersebut mengatakan, sejak awal pandemi insentif yang mereka terima mencapai Rp 4 juta. 

Namun memasuki bulan Juli 2021, insentif Rp 4 juta itu turun menjadi Rp 1 juta. 

Menurut A, jumlah insentif ini sangat tidak sesuai lagi dengan apa yang mereka kerjakan, yakni menangani pasien Covid-19

"Awal pandemi yang kami terima sekitar 4 juta, tapi masuk bulan Juli tahun ini turun menjadi 1 juta," kata A kepada Tribun Timur melalui sambungan telefon Jumat malam. 

Terkait hal ini, A dan sejumlah nakes lainnya sudah melakukan protes ke Direktur RSUD Pongtiku, dr Remen. 

Namun menurut dr Remen, insentif untuk nakes sudah tidak ada. 

"Katanya (direktur) sudah tidak ada dana, jadi sudah tidak ada insentif, dan Rp 1 juta itu karena kepedulian pemerintah kepada kami," ungkapnya. 

Setelah melakukan protes berulangkali, akhirnya insentif nakes dinaikkan menjadi Rp 2,5 juta. 

Namun insentif itu dibayar per empat bulan dan dipotong pajak Rp 600 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved