Tribun Takalar

Takalar Bakal Produksi Rumput Laut 'Lawi-Lawi' Organik, Target Ekspor ke Jepang

Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengadakan pelatihan

Editor: Sudirman
ist
Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengadakan pelatihan peningkatan kualitas rumput laut jenis Caulerpa SP jenis lawi-lawi, di Kabupaten Takalar. 

“Dengan metode Long Line ini lebih efisien dan bersih serta mudah dalam pembudidayaannya ”, ujar Darmawati.

Dari hasil pelatihan tersebut, diharapkan Kabupaten Takalar mampu memproduksi Lawi-Lawi yang berkualitas dan siap ekspor.

Apalagi rumput jenis Lawi-lawi ini mampu menembus pasar ekspor dunia.

Awalnya rumput laut jenis ini dianggap sebagai gulma oleh penduduk setempat.

Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), adakan pelatihan khusus peningkatan kualitas rumput laut
Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), adakan pelatihan khusus peningkatan kualitas rumput laut (ist)

Dari data Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, unit purifikasi instansinya bekerja sama dengan Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) telah mengekspor lawi-lawi segar ke Jepang.

Hingga kini Jepang membutuhkan ekspor lawi-lawi minimal 500 kilogram per bulan, bahkan permintaan cenderung naik.

Selain Jepang, permintaan ekspor semakin banyak dari negara Cina, Korea Selatan, dan Filipina.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved