Breaking News:

Tribun Takalar

Takalar Bakal Produksi Rumput Laut 'Lawi-Lawi' Organik, Target Ekspor ke Jepang

Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengadakan pelatihan

Editor: Sudirman
ist
Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengadakan pelatihan peningkatan kualitas rumput laut jenis Caulerpa SP jenis lawi-lawi, di Kabupaten Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengadakan pelatihan peningkatan kualitas rumput laut jenis Caulerpa SP jenis lawi-lawi, di Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Indonvasi Nasional tahun anggaran tahun 2021.

Hal ini melalui skema Program Kemitranaan Masyarakat (PKM).

Pelaksanaan kegiatan bersama kelompok tani Bahagia Bersama, yang merupakan kelompok pembudidaya rumput laut (Caulerpa) Lawi-Lawi di Dusun Punaga, Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar.

Kelompok tani Bahagia Bersama ini diketua oleh Daeng Bella.

Tim Program Studi Budidaya Perairan dari Unismuh membagai Pelatihan menjadi dua tahap.

Tahap pertama adalah Pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang disampaikan oleh Abdul Malik dari Program studi Budidaya Perairan Unismuh Makassar.

rumput laut
rumput laut (ist)

Abdul Malik mengatakan, Pupuk organik cair (POC) ini dari bonggol pisang, dapat berfungsi sebagai alternatif pengganti pupuk kimia yang selama ini digunakan oleh petani.

Bahkan hanya dengan sistem permentasi dalam waktu 14 hari dapat digunakan , POC bongol pisang mengandung zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman.

Sehingga rumput laut Lawi-lawi ini aman dikonsumsi langsung oleh manusia dalam bentuk segar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved